Halo!! Mimin update lagi!! Jangan lupa vote, komen, follow, dan share!!
UPDATE TIDAK TENTU DAN BISA SAJA HIATUS PANJANG ⚠️
IG: myselfafxyz
Tiktok: selenafxyz
***
Pukul menunjukan setengah delapan malam, Lunara masih berada di ruang ICU dengan gelisah, di sebelahnya ada seorang pemuda bernama Kevin juga ikut gelisah melihat Lunara. Amanda di kabarkan keadaan cukup kritis karena benturan yang cukup parah di bagian tulang rusuk, juga ada luka yang sangat parah di bagian lengannya membuat lengannya patah, wajahnya juga ada lebam yang membengkak berwarna keunguan dan juga kaki kirinya patah.
Lunara sangat hancur mendengar satu-satunya orang yang mendampingi dirinya harus seperti ini, gadis itu sangat berantakan untuk hari ini dan jangan sampai hari ini menjadi hari paling buruk juga. Kevin secara diam-diam menyelinap masuk walau sudah di larang oleh petugas rumah sakit untuk masuk kecuali satu orang ke ICU, "Lo pulang aja" celetuk Lunara.
"makasih, mau mengantar gue sampai sini.. " lanjut nya lagi.
Kevin menghela nafas, "terus Lo sendirian? Enggak ada! Gue mau nemenin Lo sampai pagi di sini.. nanti Lo di apa-apain kan enggak lucu!" elak Kevin.
"Pulang aja, gue bukan adik Lo yang serba di tunggu. Gue bukan anak kecil! Gue bisa jaga diri gue sendiri.. " Lunara membantah ucapan Kevin dengan tatapan kecewa.
"kalau Lo bisa jaga diri, kenapa Lo selalu luka? Kenapa Lo selalu tersakiti? Inget di rumah Juna? Inget saat Lo dirundung? Jangan pura-pura tutup mata dan telinga Marcella.. " ucapan itu membuat Lunara tersentak, bagaimana bisa Kevin mengetahui hal ini? Apa hubungan Kevin dengan AGRASA sampai tahu masalah yang ia hadapi akhir-akhir ini?
Kevin menatap lekat gadis manis di depannya, "jangan terus membohongi diri, Ra? Dunia juga berhak tahu luka dalam lo" lanjut Kevin.
"gue Kevin Derga Atmaja, informan di XAVREZ. Lo enggak mungkin, enggak tahu XAVREZ, ayah Lo kepala pusatnya.. " jelas Kevin.
Lunara mengerutkan kening, apalagi ini? Kepala pusat itu apa? "Maksud Lo? Kepala pusat itu.. apa?" Tanya Lunara.
"Yang memimpin kami, yang membentuk kami menjadi sebuah kelompok.. " ucapan itu lagi-lagi membuat Lunara bungkam, bagaimana bisa ayahnya menjadi inti geng motor? Selama ayahnya hidup memimpin keluarga kecilnya saja tidak bisa? Apalagi sebuah geng besar yang anggotanya beribu-ribu orang.
Kevin mengangkat lengannya dan mengelus pucuk kepala Lunara yang masih mencerna omongan nya, "jangan banyak pikiran, perjalanan Lo masih panjang. Nikmati masa-masa ini, jangan buat Lo tua akan keadaan, apapun itu gue tanggung. Kalau Amanda kurang bisa mengurus Lo, biar Lo jadi adik perempuan kesayangan gue.. Nelsya juga harus punya kakak yang terdidik seperti Lo agar dia bisa berubah, kalau Nelsya menyakiti Lo bilang gue, oke?" perkataan itu membuat Lunara tidak bisa menahan senyuman selebar mungkin.
Senyumannya membuat hati Kevin bergetar hebat, apa ini? Bukan, ini bukan cinta tapi kasih sayang. Kevin tersenyum dan menarik lengannya dari pucuk kepala Lunara, sekarang Lunara sadar, Kevin tidak terlalu menyebalkan, mybe? Laki-laki di depannya ini bisa juga bersikap dewasa?
Lunara menatap Amanda, wajah cantik kakaknya berubah menjadi lebam-lebam Saat sekujur tubuh Amanda, Lunara merasa janggal, menurut mata tajamnya luka di sekujur tubuh Amanda ini seperti luka di aniaya oleh seseorang, terlihat dari wajahnya seperti bekas pukulan dan itu bukan lebam lagi tetapi memar yang sangat parah, walau di tutupi kain kasa bengkak di wajah Amanda tidak dapat di tutupi. Lunara berdiri dan menelisik setiap luka di tubuh Amanda dan pandangannya seketika merasa marah.
KAMU SEDANG MEMBACA
LANGIT [AGRASA-LUNARA]
Teenfikce"Kami ada dan selalu ada, walau hanya tebayang waktu, termakan angin lalu, jiwa kami tetap satu" -AGRASA- Pertemuan tidak mengenakan Gadis bernama Lunara, dengan ketua Geng besar bernama Langit, membawa mereka kesebuah lingkaran hubungan berbelit. A...
![LANGIT [AGRASA-LUNARA]](https://img.wattpad.com/cover/363744748-64-k129447.jpg)