Suasana sekolah yang masih sama, namun dengan perasaan yang berbeda. Freya Avirendra, Dulu ia berangkat dan pulang bersama papahnya, tapi sekarang ia harus membiasakan semuanya tanpa papahnya.
"Pah.. Freya bahagia ketika merasa bahwa ada orang yang menyayangi Freya, Freya bahagia ketika mendengar ada orang yang takut kehilangan Freya. Meski, bahagia yang selalu Freya harapkan adalah bahagia bersama kalian, keluarga kandung Freya. Belum sempat kita bahagia bersama mamah dan kak Chika, tapi papah sudah pergi duluan. Freya harap disana papah selalu bahagia." Batinnya.
*Kelas X IPA 1
Baru saja Freya dan Oniel masuk ke dalam kelas. Zee, Christy dan Adel langsung menghampiri mereka berdua.
"Fre." Panggil mereka dengan raut wajah sedih.
"Maafin kita yah, kita gabisa dateng waktu itu." Ucap Zee.
(Waktu papah Freya meninggal ya guys)
"Hah, waktu apa Zoy?." Bingung Christy.
Plak..
Christy memegangi kepalanya yang terasa sakit karena terkena pukul oleh Adel.
"Aduhh." Ringis Christy.
"Lagian loadingnya lama." Kesal Adel.
"Udah udah.. Gapapa kok, gausah minta maaf Zoy." Ucap Freya.
"Kita juga turut berduka cita ya Fre." Ucap Zee mewakilkan teman teman yang lain.
"Iya Zoy, makasih yaa." Balas Freya, tersenyum manis.
Melihat senyum Freya, mendadak hati Zee terasa hangat.. Sungguh tiada senyuman yang bisa membuat hatinya hangat selain snyuman milik Freya. Itulah mengapa Zee sangat menyayangi Freya.. ia tidak ingin senyuman itu hilang.
"Udah yuk duduk dulu.. Udah mau bel." Ajak Oniel yang sedari tadi hanya menyimak.
Mereka pun mengangguk, kemudian menuju tempat duduknya masing masing.
kring kring.. suara bel istirahat.
"Freya, Oniel. Ayo ke kantin." Ajak Zee, Christy dan Adel.
"Duluan aja Zoy, nanti aku nyusul. Ini nanggung bentar lagi selesai." Ucap Freya yang masih sibuk mengerjakan tugas dari guru.
"Yailah Fre, abis istirahat juga bisa.. Kan masih ada satu jam lagi." Ucap Zee.
"Tapi ini nanggung Zoy." Keukeuh Freya.
"Hem, yaudah deh." Pasrah Zee.
Zee, Christy dan Adel pun pergi menuju kantin.
"Kamu ngga ke kantin kak Oniel?." Ucap Freya yang tak sadar Oniel masih duduk di sebelahnya.
"Nanti, bareng sama kamu." Balas Oniel.
"Duluan aja kak, masih 2 soal lagi." Ucap Freya.
"Gamau." Keukeuh Oniel.
"Ih Duluan aja kak Oniel, aku masih lama." Kesal Freya.
"Makanya ke kantin dulu, makan biar ga laper." Kesal Oniel.
"Akumah belum laper, kak Oniel tuh yang laper hahaha." Tawa Freya.
"Dih, ngeselin." Ucap Oniel, kemudian pergi meninggalkan Freya di dalam kelas sendirian.
"Lah hahaha, marah dia." Ucap Freya.
**
*Di kantin sekolah.
"Loh, kok lu sendirian Nil?" Ucap Adel.
"Freyanya mana?." Tanya Zee.
"Parah ditinggalin." Timpal Christy.
KAMU SEDANG MEMBACA
Semua luka itu
Acak"Tak apa jika aku terluka, asal orang-orang yang aku sayang selalu bahagia."
