Mr. Mafia 23 (END)

5.8K 291 23
                                        

Sinar matahari perlahan menelusup masuk ke dalam kamar dengan nuansa gelap yang begitu kentara, sepasang netra tajam itu perlahan terbuka, senyuman terukir dengan sendiri begitu matanya menatap sosok manis yang masih terlelap dengan begitu damai di hadapannya saat ini.

"Jika ini memang mimpi, kuharap aku tidak pernah terbangun."

Satu tahun kehilangan Jung Wooyoung membuat San mengalami mimpi buruk yang tidak akan pernah ia lupakan seumur hidupnya, San tidak ingin mengulang hal bodoh yang di lakukannya dan berakibat membuatnya kehilangan Wooyoung untuk kedua kalinya.

"Aku tidak akan kehilangan mu lagi, selamanya."

Sepasang lengan kekar itu perlahan melingkar sempurna di tubuh Wooyoung dan membawanya ke dalam pelukan yang begitu hangat.

CUPP..

"Selamat pagi, San. Sebentar, aku masih mengantuk, jangan ganggu aku dulu"

San tidak bisa menyembunyikan senyuman di bibirnya karna Wooyoung yang berhasil mencuri satu kecupan di bibirnya, seakan tidak ingin kalah San menyerang balik Wooyoung dengan kecupan hampir di seluruh wajahnya.

"Hahaha San! hentikan itu geli"

"Kau mulai nakal hm, haruskah aku memakanmu pagi ini?"

"Ck! Bekas semalam juga masih sakit, jangan macam macam. Aku adukan ibu nanti,"

"Baiklah aku mengalah, aku masih bisa mengambilnya kapanpun aku mau."

"Oh?! Sannn...."

Bibir San menyeringai begitu menyadari posisinya yang berhasil mengukung Wooyoung di bawah tubuhnya, kedua tangan San masing-masing bertumpu di sisi bantal yang di gunakan Wooyoung.

"Tapi aku masih bisa mendapat hadiah kecil di pagi hari tentunya?"

"Hadiah kecil? setelah mendapat hadiah besar semalam kau masih menagih hadiah lagi?"

"Aku masih merindukanmu sayang, kurasa satu malam saja tidak akan cukup untukku"

Satu tepukan Wooyoung berikan di lengan San begitu mendengar apa yang di katakan kekasihnya itu, bahkan sekujur tubuh Wooyoung masih sakit tapi San tanpa rasa bersalah malah meminta hal lain.

"Aku benar-benar akan mengadukanmu pada ibu!"

"Biar saja aku tidak takut pada ibu"

"Ohh benar ya? lihat saja nanti"

"Hmm itu kan nanti, saat ini aku ingin menikmati waktu ku dengan mu"

"Kau tahu kan tubuh mu berat sayang"

Suara tawa Wooyung memenuhi kamar karna San memeluk tubuhnya dengan erat bahkan sampai menutupi seluruh tubuh Wooyoung.

"hmm? kau baru saja memanggilku apa?"

"Sayang.. kenapa?
Ada yang salah dengan itu?"

"Tentu saja tidak sayang, aku sangat menyukainya.
ah sial, aku ingin memakanmu lagi"

"Ahhh Saaan hentikan"

--------------------

"Letakkan disana, tidak untuk minuman itu hidangkan hanya untuk Master Wooyoung"

"Baik tuan Kang"

Yeosang dengan teliti mengawasi setiap pelayan yang menyiapkan makanan hari ini, Yeosang tidak ingin ada kesalahan sekecil apapun terlebih hari ini sangat spesial karna Wooyoung sudah kembali ke dalam mansion Choi.

"Semua sudah selesai Tuan Kang"

"Kalian bisa kembali setelah Master selesai"

"Baik Tuan Kang"

Mr. Mafia  -   WooSanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang