Mr.Mafia 24 (Spesial Part)

5K 257 30
                                        

Suara langkah kaki menggema di dalam lorong begitu seorang pria melangkah dengan tenang di sepanjang lorong, bibirnya akan mengukir senyuman saat dirinya bertemu dengan para pekeja yang memulai pekerjaannya di pagi hari.

"Selamat Pagi Master"

Seorang kepala pelayan segera menghentikan aktivitasnya begitu melihat kehadiran sang tuan rumah di area dapur, tanpa di perintah kepala pelayan tersebut menyerahkan sebuah dokumen pada seseorang yang baru saja ia panggil Master.

"Tolong kurangi sedikit sayurannya dan gunakan lebih banyak protein untuk menu makanan kali ini"

"Sesuai perintah anda Master"

"Terima kasih, silahkan lanjutkan pekerjaan kalian"

"Baik Master"

Wooyoung menyunggingkan senyuman tipis sebelum dirinya melangkah keluar dari area dapur, Wooyoung berjalan ke arah ruang makan untuk memeriksa persiapan yang di lakukan beberapa pelayan disana.

"Bisa tolong ganti gelas nya?"

"Baik Master"

"Pagi Wooyoung"

"Pagi Yeosang, bukankah sudah kukatakan untuk mengambil hari libur?
Kenapa kau masih datang ke mansion?"

Yeosang hanya bisa tersenyum ke arah Wooyoung, karna memang seharusnya hari ni adalah hari libur untuk Yeosang, namun pemuda itu tetap bersikeras untuk bekerja.

"Bukankah Jongho sudah melarangmu untuk menjadi tangan kanan San?
Kenapa kau selalu menolaknya"

"Seluruh tubuhku akan sakit jika aku hanya diam saja dirumah seperti keinginan Jongho.
Aku sudah suka seperti ini, jadi jangan melarang ku lagi apalagi mengusirku"

Wooyoung tidak bisa menahan tawanya mendengar jawaban Yeosang, walaupun Yeosang sudah menjadi pasangan Jongho namun Yeosang menolak jika harus berhenti apalagi menyerahkan pekerjaannya pada orang lain.

"Aku bahkan bisa menggantikanmu kapanpun"

"Kau sudah jadi istri Master, tega sekali kau ingin merebut pekerjaan ku"

"Hey kau juga calon pasangannya Jongho, itu artinya sama saja kan.
Baiklah aku serahkan padamu, aku akan bangunkan San"

------------

Wooyoung masuk begitu saja ke dalam kamar yang di tempatinya juga San, bisa Wooyoung lihat San yang masih tertidur dengan lelapnya di dalam gulungan selimut.
Sejujurnya Wooyoung tidak tega membangunkan San mengingat San sendiri baru saja kembali ke Mansion setelah melakukan perjalanan bisnis hampir 3 hari lamanya.

"San ayo bangun"

Tidak ada jawaban atau respon apapun yang di berikan San pada Wooyoung, dan dengan terpaksa Wooyoung membuka seluruh gorden yang menutupi kamarnya dan membuatnya menjadi terang dan hal itu tentu saja membuat San terusik.

"Akh baby aku mengantuk"

"Tapi kau harus bersiap untuk pertemuan siang ini sayang"

"Five more minutes baby"

Wooyoung hanya bisa menghela nafas pelan karna jika sudah seperti ini San akan sulit di bangunkan, perlahan Wooyoung duduk di sisi ranjang juga menyingkap selimut yang menutupi kepala San.

"Kita akan terlambat jika kau tidak bangun sekarang sayang"

Kedua tangan Wooyoung terulur menangkup kedua pipi San juga memberikan usapan lembut di pipi pasangannya itu, dan ternyata hal itu berhasil membuat San membuka matanya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 03, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Mr. Mafia  -   WooSanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang