"Langit selalu menerima senja dengan apapun warnanya, dan aku harap kamu adalah langit"
_Nayra Agatha Khanza_
...
"Dan kamu adalah senja yang membuat langit akan semakin indah dengan berbagai warna"
_Revan Zefano Radinka_
_HUJAN BERCERITA_
HAPPY READING 🥀
.
.
.
.
.
Di pagi yang cerah ini, matahari mulai memunculkan sinarnya, sama seperti gadis yang sedang mengendarai motor itu dengan wajah yang berseri seri, itu Nayra yang sejak tadi tersebut.
Sesampainya di toko bunga nayra pun mulai mengerjakan pekerjaannya dengan bersenandung tidak jelas.
Sahabatnya Risa yang melihat itu bergidik ngeri,
'Takutnya kerasukan kan ribet' pikirnya
"Nay, lo kenapa, dari tadi gue liat liat, lo lagi happy ya? Cerita dong" ucapnya sambil merangkulnya bahunya
"Lo tau gak Ris, kemaren yang dijodohin sama gue itu ternyata kak Revan loh" dengan antusiasnya
"Lahh kok bisa" Ucapnya terkejut
"Ya gak tau, pokoknya kak Revan itu anak dari pak hadi, yang perusahaan papa terlibat hutang dengan dia"
"Ooo...Udah punya tunangan aja nih..." Ejek Risa
"Hehe.. Sia sia dong gue yang nangisin dia semaleman, sampai bengkak mata" ucap dengan kesalnya
"Dikit kok" memperhatikan mata Nayra
"Lo tau gak Ris, gue nanti sore mau ajak kak Revan jalan" antusias memberi tau Risa
"Wah.. ngedate with tunangan nihh, mau kemana?" Sedikit kepo
"Taman bunga"
"Semoga berhasil" mengacungkan jempolnya
"Thanks" sambil tersenyum
Lalu mereka pun kembali melakukan pekerjaan mereka.
...
Sedangkan di Rumah Revan tepatnya dimeja makan
"Mas kamu gak mau mempekerjakan art gitu?" Tanya yuli pada suaminya
"Kenapa sayang?"
"Aku capek mas, kalau harus mengurus semua pekerjaan Rumah" ucapnya dengan manja
Memang di rumah Revan saat ini tak ada art, sebenarnya dulu ada cuma sudah berhenti 1 bulan lalu karna di kampung ada keluarganya sakit.
"Iya sayang, nanti kita cari ya" ucap pak hadi mengelus tangan yuli istrinya
Revan yang mendengar itu pun geram pada papanya dan wanita itu, bukan apa apa tapi Revan selalu menyuruh papanya untuk mencari art, tapi papanya tidak pernah mendengarnya, tapi sekarang ketika wanita itu yang menyuruh papanya, papanya tanpa banyak bicara langsung mengiyakan.
Tiba tiba Kevin bertanya pada Revan
"Gimana bro semalam lancar?" Kata Kevin Terdengar sedikit mengejek
Revan tak menjawab
"Revan!!" Sentak papanya
"Udah pah gak papa kok" kata kevin
KAMU SEDANG MEMBACA
HUJAN BERCERITA
Random⚠️VOTE DULU SEBELUM BACA!!!⚠️ Hujan bukan rintik yang menenangkan tapi deras yang menyakitkan, Revan masih bisa melihatnya walau dengan penglihatan yang sedikit buram, kilatan petir yang menerangi wajah ibunya sejenak, wajah yang penuh ketegasan sek...
