Part 21: Pagi Hari

303 14 5
                                        

"Aku disini dan selalu bersamamu, bahkan ketika harimu terasa berat datanglah padaku, aku akan menjadi penenang untukmu"

_Nayra Agatha Khanza_

_HUJAN BERCERITA_

HAPPY READING 🥀
.
.
.
.

Sinar mentari sudah mulai menyinari kamar dua insan yang sedang saling berbagi selimut itu, membuat salah satu dari dua orang yang berada di atas ranjang mulai terusik oleh cahayanya.

Nayra akhirnya membuka matanya, dan yang pertama kali Nayra lihat adalah wajah tampan suaminya di pagi hari, Nayra terus memandangi wajah suaminya itu

Nayra menyentuh wajah itu, mulai dari alis suaminya yang sedikit tebal, lalu turun ke mata, mata suaminya itu indah, bulu matanya lentik tapi yang dilihat oleh suaminya hanyalah kegelapan, lalu nayra turun ke hidung, hidung suaminya itu mancung bahkan lebih mancung dari pada hidungnya, lalu tangan Nayra turun lagi tepat pada bibir sang suami, bibir suaminya itu sedikit kemerahan bahkan tanpa olesan apapun, lalu tangan Nayra berpindah pada rahang suaminya, rahang suaminya itu tegas yang semakin menyempurnakan akan paras sang suami.

Tapi tiba tiba suara suaminya itu mengagetkannya

"Sampai kapan kamu terus memandangi wajah saya hmm?" Ucap Revan dengan suara serak khas orang bangun tidur

"Ihh.. mas Revan kok bangun sih, nayra belum puas tau" ucap Nayra kesal karna Revan mengagetkannya

"Kamu bisa memandangi wajah saya setiap hari Nayra, bahkan setiap waktu" ucap Revan terkekeh

Revan akhirnya beranjak untuk duduk, tapi belum sepenuhnya Revan duduk tiba tiba

Cup

Revan terkejut, 'apa itu? Apa itu tadi? Apa Nayra menciumnya?' pikir Revan, Revan merasakan bibir itu menyentuh bibirnya dan emm Sedikit... Apa Revan boleh mengatakannya? Akan Revan katakan 'sedikit kenyal'

Telinga Revan memerah dan sedikit terasa panas

"Aa.. i..tu.. Nayra mau mandi dulu mas" ucap Nayra gugup dan langsung menuruni ranjang lalu berlari ke kamar mandi

"Nayra jangan kabur kamu!!" Ucap Revan sedikit berteriak dan akhirnya Revan tertawa

Ada ada saja kelakuan istrinya itu dan Revan menyukainya, Revan sangat terhibur dengan semua perlakuan manis Nayra kepadanya

Setelah beberapa menit akhirnya Nayra keluar dari kamar mandi

"Nayra apa sudah selesai?" Ucap Revan bertanya

Tapi Nayra tidak menjawab

"Yasudah saya mandi dulu" ucap Revan sambil berjalan berhati hati ke arah kamar mandi

Namun masih tak ada jawaban dari Nayra, tapi Nayra memperhatikan Revan yang berjalan dengan berhati hati ke arah kamar mandi, memastikan suaminya itu aman

Akhirnya Nayra duduk di depan cermin, Nayra melihat dirinya sendiri, 'apa yang gue lakuin? Mas Revan marah gak ya, kenapa gue gak bisa nahan sih?' pikir Nayra kesal takut Revan marah kepadanya

Setelah beberapa menit Revan pun keluar

"Nayra apa kamu masih berada disini?" Tanya Revan karna tidak mendengar Suara Nayra

HUJAN BERCERITA Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang