Part 14 : Mimpi

197 15 0
                                        

"Malam yang menurut kalian tenang, tapi tidak dengan saya"

_Revan Zefano Radinka_


_HUJAN BERCERITA_


HAPPY READING🥀
.
.
.
.
.


Angin berhembus dingin, cahaya matahari sudah hilang sepenuhnya, digantikan dengan sinar rembulan yang terang diatas bintang bintang yang bertaburan, bembuat suasana semakin nyaman dan tenang.

Tapi tidak dengan laki laki yang sedang terpejam diatas kasur, keringat dingin mulai membasahi dahi, membuat dirinya terusik

"Mah nanti revan mau main dipantai" ucap anak yang masih berumur 15 tahun itu

"Iya sayang nanti kita kesana ya" sambil mengelus rambut tebal itu

"Mah hujan" ucap tiba tiba yang sang papa

"Yah gak jadi main deh" ucap anak itu murung

"Gakpapa sayang nanti kita tunggu di villa, setelah hujannya reda baru kita main sama sama" ucap sang mama menenangkan sambil terus mengusap rambut anaknya

"Pak, bu sepertinya rem kita blong" ucap panik tiba tiba sang sopir

"Kok bisa pak" papa Revan panik

"Maaf pak saya juga gak tau" sambil turus menyeimbangkan keadaan mobil

"Mah mobilnya kok goyang, Revan takut" ucap anak itu dengan memeluk sang mama

"Tenang sayang kan ada mama" sambil mengecup kepala anak itu, menenangkannya meskipun dia sebenarnya juga panik

Tiba tiba dari arah berlawanan terdapat truk yang melaju dengan kencangnya membuat mobil itu tidak bisa menghindar

BRAK

Naas kecelakaan itu tidak dapat dihindari, mobil itu terguling beberapa meter, membuat bagian kiri mobil itu rusak

Revan yang masih berada di dalam mobil itu berusaha keluar dengan memegangi kepalanya dengan pengelihatan mengabur

"Mah... mama bangun mah" dengan terus menangis sambil menggoyangkan tangan mamanya

"Pah mama gimana pah... Mama banyak darah pah " menggoyangkan tangan papa nya dengan lemah

Lalu Revan memegang kepalanya dan pengelihatan yang mengabur itu kini menggelap lalu Revan tak sadarkan diri

Di bawah derasnya hujan kecelakaan itu terjadi, darah dimana mana membuat orang orang yang melihat itu langsung berlari menghampiri mereka

Di Rumah sakit

Revan terbangun memegangi kepalanya, yang dia lihat pertama kali adalah kegelapan
Dia teringat akan kecelakaan yang baru saja menimpanya

"Mah mamah" teriaknya dengan panik, namun tak ada sahutan dari mamanya

Revan langsung melemparkan selimutnya, berusaha untuk menuruni ranjang rumah sakit itu, mencari siapa saja yang ada disana, sambil meraba raba disekitarnya dengan berteriak

"Papa.. mama.." teriaknya setelah sampai diluar

Papa Revan pun menghampiri revan

"Revan tenang nak" menenangkan Revan

HUJAN BERCERITA Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang