Part 3 : Pertemuan

519 20 0
                                        

"Saya tidak pernah menduga sebelumnya, bahwa pertemuan singkat yang telah digariskan oleh takdir, membuat saya mengingatmu dalam waktu yang lama"

_Revan Zefano Radinka_

...

"Kita dipertemukan dalam ketidaksengajaan bukan?, padahal itulah arti sengaja yang sesungguhnya"

_Nayra Agatha Khanza_

_HUJAN BERCERITA_

HAPPY READING 🥀
.
.
.
.
.

Disebuah halte
Terdapat gadis yang masih berdiri sembari menunggu hujan berhenti, gadis itu menatap ke arah sepatunya yang terlihat sedikit basah karna cipratan air hujan.

"iihh kapan sih hujannya berhenti" ucap gadis itu menggerutu sembari berjalan kesana kemari sambil menatap air hujan

Tiba tiba

"ARGGHHH"

Sayup sayup dia mendengar ada suara teriakan yang berasal dari taman yang tak jauh dari sana,
Sebenarnya suara itu tertahan oleh derasnya hujan namun Nayra masih bisa mendengarnya.

Nayra yang pada dasarnya memang kepo dia mengeluarkan payung dari jok motornya

Lalu dia pun mulai berjalan ke arah taman itu dengan perlahan karna memang jalanan disana yang terlihat licin, nayra pun tak mau jatuh dan dilihat orang orang 'Sangat memalukan' pikir nayra.

Dari kejauhan nayra melihat seorang laki laki yang duduk dikursi taman sendirian sambil memegang kepalanya dibawah derasnya hujan
"Kenapa dia" batin nayra bertanya tanya, lalu nayra pun berjalan menghampiri laki laki itu

Setelah nayra sampai dihadapannya, laki laki itu belum menyadari kehadiran nayra, nayra pun mulai menyentuh pundak laki laki itu

Tapi laki laki itu menyentak tangan nayra dengan kasar

Nayra pun terkejut dan terdiam, nayra melihat ada tongkat disana "apa dia tidak bisa melihat?" Batin nayra bertanya, nayra pun memayungi laki laki itu "untung payungnya gak kecil kecil amat" ucap nayra dalam hati

Lalu nayra kembali menyentuh pundak laki laki itu yang sedikit bergetar seraya berkata "Kak" laki laki itu pun terdiam "kenapa kakak disini?" Ucap nayra

Sebenarnya Nayra tidak ingin ikut campur urusan orang lain, tapi Nayra sedikit khawatir dengan laki-laki itu, karena Nayra melihat di sekitarnya tidak ada orang lain selain dia, mau tidak mau Nayra menghampirinya.

Namun orang di depannya ini tidak kunjung menjawabnya

Pov Revan

Di saat Revan sedang menahan rasa sakit di kepalanya, tiba tiba ada yang menyentuh pundaknya, Revan pun reflek menyentak tangan itu, Revan kira itu hanyalah bodyguard papa nya yang memaksanya untuk kembali ke kantor,

"Kak"

Suara itu bukan suara bodyguard papa nya, tapi suara seorang gadis yang terasa asing 'siapa dia?' batin revan bertanya

"kenapa kakak disini?" Ucap gadis itu

Revan masih diam tak mau menjawab

HUJAN BERCERITA Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang