Part 18 : H-8 Jam

179 15 1
                                        

"Senyumanmu selalu membuatku terpikat berkali kali, dan aku ingin selalu menjadi alasan mengapa senyuman itu ada"

_Nayra Agatha Khanza_

...

"Dan sekarang memang kamulah yang selalu menjadi alasan utama saya untuk selalu tersenyum"

_Revan Zefano Radinka_

_HUJAN BERCERITA_

HAPPY READING 🥀
.
.
.
.
.

Angin malam mulai berhembus, langit malam itu kini tampak terang dengan cahaya bulan dan bintang bintang yang bersinar, malam ini tampak berbeda, lebih terlihat indah dari malam sebelumnya, malam pun seakan tau apa yang sedang dirasakan oleh insan yang saat ini tengah merasa bahagia.

Di kamar seorang gadis cahaya bulan itu memasuki jendela kamarnya, membuatnya tersenyum saat melihat itu, gadis itu tak bisa tidur walau jam sudah menunjukkan pukul 09:00 malam.

Nayra tau besok dia akan segera melangsungkan pernikahan tapi entah kenapa dirinya tidak bisa memejamkan matanya sedikit pun.

Banyak yang Nayra pikiran saat ini, apa Nayra bisa menjadi istri yang baik bagi Revan nanti? Nayra belum tau banyak tentang Revan, apa Nayra bisa membuat Revan terbuka kepadanya?, Nayra melihat ada banyak kesedihan didalam diri Revan yang belum Nayra ketahui.

Nayra akhirnya turun menuju dapur untuk mengambil air, Nayra rasa dia perlu merilekskan dirinya, setelah mengambil air Nayra duduk di meja makan sambil menatap dekorasi yang sudah tertata dengan rapi, tiba tiba suara mamanya mengagetkan nya

"Nayra kamu belum tidur?" Ucap mamanya sambil menghampiri Nayra

"Mama ngagetin Nayra aja" ucap nayra

"Kenapa belum tidur?" Tanya mama nayra

"Nayra cuma sedikit kepikiran aja mah" ungkap nayra

"Kepikiran apa sayang, cerita sama mama" sambil mengelus tangan Nayra

"Mah, apa nayra bisa menjadi istri yang baik untuk kak Revan nanti?" Tanya Nayra

"Kenapa kamu bertanya seperti itu? Mama yakin kamu pasti bisa sayang" ucap mamanya sambil menyemangati nayra

Mama Nayra mengelus rambut Nayra dengan sayang, dirinya tak menyangka anaknya kini sudah dewasa, bahkan besok akan menjadi istri orang, dirinya hanya tidak menyangka akan secepat ini

"Nayra cuma takut mah" ungkap Nayra

"Sayang dengerin mama, kamu hanya perlu memahami suami kamu, apapun keadaannya cobalah menempatkan diri bagaimana jika kamu sedang berada di posisinya, jadilah pendengar yang baik disaat dia ingin bercerita tentang keluh kesahnya" ucap mama Nayra dengan lembut

"Tapi mah, kak Revan belum sepenuhnya terbuka sama Nayra" ucap Nayra murung

"Nay, terkadang kita tidak bercerita itu bukan berarti kita tidak ingin cerita, mungkin Revan hanya belum siap, atau mungkin dia tidak tau bagaimana untuk menceritakannya, kamu jangan khawatir cepat atau lambat Revan juga pasti akan terbuka sama kamu sayang" sambil mengelus rambut Nayra

Nayra yang mendengar penjelasan mamanya itu tersenyum, benar apa yang di katakan mamanya 'semua hanya butuh waktu' pikir Nayra

"Yasudah kamu tidur Nay, udah malem" sambil mengelus tangan Nayra

"Iya mah" ucap Nayra sambil tersenyum

Nayra pun akhirnya naik ke kamarnya dan mencoba untuk segera tidur.

...

Sedangkan ditempat lain
Tepatnya di kamar Revan

Revan merasa berada di hamparan tanah yang luas, dengan angin yang menerpa wajahnya, Revan bisa melihat disana terdapat rumput rumput yang hijau, dan suasananya begitu sejuk, Revan juga melihat ada seorang wanita yang sedang membelakanginya.

"Mama?" Ucap Revan

Lalu wanita itu pun menoleh kebelakang, Revan yang melihat itu segera menghampiri wanita itu dan memeluknya

"Mama kemana aja? Revan kangen" sambil memeluk wanita itu dengan erat

"Mama juga kangen sayang sama kamu" membalas pelukan anaknya

"Mama jangan tinggalin Revan, Revan butuh mama" ucap Revan

"Anak mama udah gede sekarang, Revan sayang, mama tidak pernah meninggalkan kamu, mama selalu berada di sisi kamu, tepatnya di sini" ucap mama Revan sambil memegang dada Revan

"Mama selalu berada di hati kamu sayang, mama akan selalu melihat kamu dari tempat mama" sambil mengusap air mata Revan yang menetes

"Mah, besok Revan akan menikah, Revan pengen mama datang ngeliat Revan" ucap Revan pada sang mama

"Mama akan datang sayang, bukankah mama sudah bilang kalau mama selalu melihat kamu dari tempat mama" sambil mengelus rambut Revan

"Mah, papa bawa wanita lain kerumah, papa sudah menikah lagi, dan Revan belum bisa terima itu mah" ucap Revan dengan air mata yang menetes

"Revan sayang, Revan coba berada diposisi papa, mungkin papa merasa kesepian saat mama pergi, Revan jangan pernah membenci papa ya sayang" sambil mengusap air mata Revan

Revan hanya terdiam mendengar itu

"Revan, mama harus pergi mama selalu mendoakan Revan agar Revan selalu bahagia" sambil melepaskan tangan Revan

"Enggak, mama mau kemana?" Sambil terus memegang tangan mamanya

"Mama gak boleh pergi" Revan terus mengejar Mamanya

Tapi mamanya seakan menghilang

"Mama, mama dimana!!" Revan pun berteriak memanggil manggil mamanya

"Jangan tinggalin Revan mah" ucap Revan sambil melihat lihat sekelilingnya

Tapi Revan sudah tak menemukan mamanya.

"MAMA!!!" ucap Revan berteriak

Akhirnya Revan pun bangun

Tapi yang Revan lihat hanyalah kegelapan, nafas Revan memburu keringat sudah bercucuran di dahinya 'ternyata cuma mimpi' pikir Revan, Revan pun menghela nafas

Revan mencari jam tangannya dan ternyata masih jam 11:00 malam, Revan pun kembali merebahkan tubuhnya, tapi mata itu belum terpejam, Revan masih memikirkan perkataan mamanya

Apa papanya merasa kesepian? Tapi yang Revan tak habis pikir kenapa papanya menikah lagi tanpa sepengetahuan Revan, apalagi wanita itu sudah memiliki anak yang umurnya tak jauh dari Revan

Revan pun menggelengkan kepalanya, lebih baik dia tidur lagi, dia besok akan menikahi gadisnya, Revan tak mau jika kantong matanya berubah menjadi hitam hanya karna tak tidur semalaman, pikir Revan

Akhirnya Revan pun memejamkan matanya dan segera memesuki alam bawah sadarnya

...

Malam yang semakin larut mengantarkan dua insan yang berbeda Rumah itu akhirnya tertidur dengan nyenyak, malam yang semakin gelap membuat bulan dan bintang bintang itu semakin memancarkan cahayanya, indah namun terasa sangat sunyi.

...

_HUJAN BERCERITA_

Maaf kalau masih banyak typo
Author hanyalah manusia biasa yang
Tak luput dari salah dan dosa hehe..😂
Ig author:@ndfnisya

_TERIMA KASIH_
.
.
.
.
.
JUMPA LAGI
See you again
Bay bay 👋

Jumat 7 juni 2024

HUJAN BERCERITA Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang