" lo tuh kebiasaan kalau ada apa apa gapernah mau bilang, udah berapa kali gue bilang lo kalo sama gue gausah jadi sok kuat" omel zara
pasalnya sahabat nya itu selalu memendam derita yang ia alami sejak kecil ia selalu tersenyum dan terlihat kuat didepannya padahal zara tau kalau ia sedang tidak baik baik saja.
"iya raaa " pasrah azza dengan senyuman manisnya
" za lo tadi kenapa bisa pingsan sih, emangnya lo ga sarapan? " tanya zara penasaran
" gimana mau sarapan orang gue aja kesiangan " jawab azza
" oh iya btw lo kenal ga sama cowo yang nolongin gue tadi " tanya azza seketika mengingat sosok yang ia temui pagi tadi
" cowo, siapa? " tanya zara pasalnya ia tidak melihat kalau azza tadi dibantu oleh seorang lelaki, saat ia datang dia hanya fokus pada sahabatnya itu
" iya cowo, gue gakenal ra pokoknya dia tinggi, manis, tapi gue gapernah liat wajah dia disekolah ini " jawab azzab berusaha menggambarkan sosok lelaki yang ia temui pagi ini
" hmmm tinggi manis.... APA JANGAN JANGAN ANAK SMA MENTARI ? " balas zara dengan heboh
" kenapa jadi anak SMA Mentari? " tanya azza bingung
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.