izin?

29 3 0
                                        

Alvarez mempunyai feeling kalau gadisnya sedang tidak baik-baik saja dan ia memutuskan untuk mengajaknya ke suatu tempat agar bisa melihat senyuman yang sangat dirindukannya

Entah sejak kapan baginya, berpisah dengan gadisnya walau hanya beberapa jam terasa begitu lama baginya

Hari ini malam minggu, Semua orang bersenang-senang bersama keluarganya
tapi tidak dengan azza yang saat ini sedang melamun dibalkon kamarnya menikmati hembusan angin yang menerpanya.

" ZAAA " Panggil bundanya dari bawah
Azza yang mendengar itu langsung tersadar dari lamunannya dan segera turun kebawah

" Iyaa bunda " jawab azza saat menuruni tangga

" kenapa bun, azza lagi males diajak arisan " tambah azza dengan malas sebelum ia terkejut setelah melihat siapa orang yang sedang mengobrol dengan bundanya itu

" Haii " sapa orang tersebut dengan senyum manisnya

" kamu ngapain disiniii " balas azza sedikit panik

" zaa kok gitu sih, udah kamu siap-siap sana" suruh bundanya

" emang mau kemana " bingung azza dan menatap kekasihnya yang malah membalas tatapannya dengan senyuman menyebalkan itu

" nak al mau ngajak kamu keluar " jawab bundanya

" sekarang ?" tanya azza

" taun depan, nanya terus ih kamu,udah bunda bantu siap-siap aja, sebentar ya nak " ucap bundanya mengajaknya ke kamarnya
dan Alvarez langsung tersenyum
mengiyakan

" seperti biasa, lucu " gumam Alvarez melihat tingkah gadis kesayangannya itu

" seperti biasa, lucu " gumam Alvarez melihat tingkah gadis kesayangannya itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dia SemestaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang