lucu

32 3 0
                                        

pagi hari yang cerah azza sudah berdiri didepan cermin, memakai dasinya dan memoles tipis riasan wajahnya.
kemudian dia turun ke bawah dan sarapan.

"bun, azza berangkat dulu yaa" ucap azza dan mencium tangan bundanya.

" hati-hati yaaa " jawab sang bunda

" siap bundaa " balas azza

saat membuka pagar azza terkejut dengan kehadiran seseorang yang sudah berada diatas motornya tak lupa dengan senyuman yang begitu manis yang membuat siapapun yang melihatnya akan terpukau

saat membuka pagar azza terkejut dengan kehadiran seseorang yang sudah berada diatas motornya tak lupa dengan senyuman yang begitu manis yang membuat siapapun yang melihatnya akan terpukau

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" pagi " sapa cowo itu

" kamu ngapain disini ka " tanya azza dengan panik

" main bola " jawab asal cowo itu

" hah " cengo azza

" ya jemput pacar aku lah, ngapain lagi " ucap Alvarez

" kenapa dijemput, aku bisa berangkat sendiri " balas azza

" ga, mulai sekarang kamu berangkat sama aku " ucap Alvarez tanpa penolakan

" tapiiii " azza ingin melontarkan kalimat tapi dengan cepat Alvarez mengeluarkan jurus jitu nya

" jam 7 kurang 10 menit, gerbang sekolah kamu 5 menit lagi tutup kan " ucap al tiba-tiba

"anj aku jadi lupa kann gara-gara kamu sih" kaget azza yang menyadari ia akan terlambat lagi hari ini

" your language baby " ucap Alvarez sambil menyentil bibir mungil azza

" naik " suruh Alvarez

Al yang melihat wajah pasrah azza langsung memakaikan helm yang ia bawa khusus untuk gadisnya ini dan membuka foot step motornya dan membantu gadisnya agar tidak kesulitan saat naik.
dan dengan terpaksa azza mengiyakan ajakan cowonya itu

" udah " beritahu azza

Alvarez segera melepas jaket yang dikenakan lalu memakaikannya pada azza karna pagi ini cuaca cukup dingin,
dan gadis ini tidak memakai cardingan atau semacamnya.

" kenapa dikasih ke aku, nanti kamu kedinginan" ucap azza bingung

" yang penting kamu ga" balas Alvarez

setelah itu Alvarez menyalakan motornya dan pergi dari halaman rumah azza, kali ini ia akan mengurangi kecepatan bermotor nya.
(Al selalu mengendarai motornya dengan kecepatan full)

beberapa menit kemudian mereka sampai di depan gerbang SMA Gemintang

"makasih ya ka, tapi lain kali gausah jemput aku, rumah kita beda arah lo " ucap azza

" iya " jawab Alvarez

" nanti pulangnya aku jemput " tambah Al

" loh baru aja bilang iya, gimana sih " kesal azza

" dengerin, besok dan seterusnya kamu bareng aku terus " ucap Alvarez

" gausah aku bisa sendiri " jawab azza

" ini bukan pertanyaan sayang jadi kamu gaperlu jawab " balas alvarez

" tapi kak, aku bisa sendiri " kekeh azzalea dengan jawaban kemandiriannya itu

" ada aku sayaannggg " balas Alvarez

" yaudah sana masuk, belajar yang bener yaa cantik " imbuhnya

" kaka juga, jangan ngebut-ngebut bawa motornya, jangan bolos sekolah " pesannya

" iya sayaannggg " balas al kemudian menyalakan motornya dan pergi menuju sekolahnya.

" iya sayaannggg " balas al kemudian menyalakan motornya dan pergi menuju sekolahnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dia SemestaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang