BAB 8 (Biba untuk Biva)

739 79 13
                                        

Putra Bible di lahirkan dengan berat badan yang normal dan dalam keadaan sehat tanpa kurang apa pun.

Saat pertama kali melihat buah hatinya, Bible benar benar langsung terpesona pada pandangan pertama pada bayi itu. Bagaimana tidak, bayi mungil itu menggenggam jari telunjuk nya dengan pelan. Lalu, mata indah nya menatap Bible dan kemudian ia tersenyum.

Bagi Bible, Biva adalah cinta pertama yang berhasil ia miliki. Bible awal nya tidak pernah berharap jauh tentang bagaimana wajah anak nya nanti. Atau, bagaimana sifat anak itu kelak.

Namun, satu hal yang Bible inginkan, Ia ingin merawat Biva penuh dengan kasih sayang yang ia miliki.

Dan saat memiliki Biva, Bible tidak pernah befikir sebelum nya untuk mencarikan orang lain untuk menjadi orang tau Biva selain dirinya.

Bible hanya ingin dirinya lah yang selalu ada untuk Biva. Dan hanya dirinya lah yang memiliki hak penuh atas kehidupan Biva kelak.

Namun siapa sangka kehadiran sahabat nya malah membuat posisi dirinya menjadi sosok yang sering di lupakan buah hati nya? Dan aneh nya, Bible malah tidak marah sama sekali.

Ia bahkan merasa begitu senang saat seseorang itu membantu nya merawat sang buah hati.

Selama ini, Bible memang tidak ingin orang lain masuk dalam kehidupan nya dan juga Biva. Namun, untuk Build, Bible malah sangat membuka pintu itu dengan lebar mempersilahkan Build masuk dalam hidup nya dan juga Biva.

Anggap saja Build itu tidak hanya menjadi sahabat nya, Tapi menjadi orang yang Bible harapkan menjadi seseorang yang bisa membantu nya menjaga Biva sampai si kecil itu tumbuh dewasa dan memiliki kehidupan nya sendiri.

Yah, siapa yang melarang jika Bible ingin berharap? Jika terjadi pun Bible pasti akan sangat bahagia. Namun jika tidak, mungkin Bible hanya akan mengumpat sembari berbatin setiap hari nya karna kesal.

Cinta di tolak itu memang agak menyakitkan!

"Biva ingin sereal yang mana, sayang?"

Mereka masih berbelanja bulanan sekarang. Bahkan saat ini troli itu hampir penuh setelah Biva memborong buah buahan kesukaan nya. Build tidak mempermasalahkan apa pun yang putra Bible itu inginkan selagi akan di makan Biva nanti nya.

Buah buahan itu juga biasanya tidak hanya di makan menjadi cemilan untuk Biva. Terkadang, Build akan berkreasi di dapur untuk membuatkan jally buah atau tidak ice cream dari buah buahan.

Yang penting anak itu senang dan Build bisa melakukan apa pun untuk kesenangan si kecil nya.

"YANG COKLAT!!" Biva berteriak antusias saat Build memilih milihkan sereal yang biasanya Biva makan jika anak itu sedang ingin.

Build mengambil satu kotak sereal rasa coklat lalu membaca komposisi nya dan beberapa vitamin yang terkandung di dalam sana.

"Yang coklat nya satu saja ya, kita beli yang seperti biasa saja." Build menaruh sereal rasa coklat tadi dan kemudian mengambil sereal yang biasanya Biva makan. "Ini saja ya, nanti Biva tidak suka loh."

Biva melihat kotak sereal itu dan kemudian mengangguk. "Tidak ada bentuk bintang nya, pasti tidak enak." Ucap nya kembali mengembalikan sereal rasa coklat yang tadi sangat ia inginkan.

"Yang seperti biasa saja ya." Ucap Build lagi. "Iya, Biba." Balas Biva. Build pun mendorong troli nya dan kemudian sampai di jajaran susu formula yang memiliki merek begitu banyak.

Biva saat kecil pernah mengalami alergi salah satu merek susu formula. Di dalam susu itu ada satu kandungan vitamin yang tak cocok untuk Biva.

Saat pertama kali mengetahui itu Bible tentu saja panik, ia membawa Biva yang saat itu masih berusia belum genap satu tahun ke rumah sakit karna muntah muntah. Untung saja penanganan nya cepat, dan pemberian susu itu baru tiga kali di berikan.

Beautiful DestinyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang