10. Kemarahan bang Tian

22 3 4
                                        

"KALIAN TAU GAK HARGA DAGING LAGI MAHAL!!TERUS APA APAAN BELI CEMILAN SEBANYAK ITU?!"

Tian marah pada teman-temannya setelah mereka sampai di parkiran. Mereka semua syok berat setelah tau total belanjaan mereka segitu mahalnya. Mereka yang dimarahi oleh Tian hanya bisa menunduk karena baru kali ini Tian semarah ini pada mereka.

"Yaudah lah bang....udah terlanjur" kata Resti berusaha menenangkan Tian

"Terlanjur pala lu peang! Lu beli jajanan sebanyak ini buat apa?! Buat di bagiin se-RT?!!" Rutuk Tian

"Ya tapi kan nanti gue ganti..."

Mereka memang berhasil membayar belanjaan mereka,tapi itu juga di tambahin dari uang Tian yang terpaksa di ambil dari ATM.

"Hah...duit gua."kesal Tian

"Kita gak tau,kita beli jajanan gak liat harga lagi" sesal Firhan yang sudah manyun kaya bebek

Jadi pengen nangis mereka liat Tian marah kaya gitu.

"Kalian lagi! Ngapain beli daging sebanyak itu?! Mau ikut lomba ajang masak?!!"

"Sorry.."sesal mereka bertiga

"Nih panci lagi!! Udah warna pink mahal lagi!" Cibir Tian

"Salahin yumy bang,dia yang tunjuk" balas farel

"Enak aja! Kalian tuh gak ngasih saran ya gue ambil sesuka hati gue lah!" Balas yumy tak terima di salahkan

"Udah udah,ini jadi gak pikniknya?" Tanya Reza

"YA JADI LAHH!! KALO ENGGAK APA KABAR SAMA UANG GUA YANG LUDES!" Pekik Tian.

Mereka semua menutup telinga mereka yang pengang karena teriakan Tian. Tian langsung menggerutu tak jelas sambil berjalan menuju motornya dan disusul oleh marscyllander.



.

Sampai di tempat piknik mereka langsung  membentangkan tikar untuk alas mereka duduk. Mereka beristirahat sejenak sebelum menyiapkan keperluan untuk bakar-bakar. Tian masih kesal dengan teman-temannya dan sebelum sampai tadi Tian bilang sesuatu kalau..

"Bang, lu serius nyuruh kita jual daging-daging ini? Tanya Reza tak habis fikir pada kemarahan Tian

"Ya iya lah terus lu mau habisin semua?! Rakus amat" ketus Tian

"Bang Tian marah-marah Mulu jadi takut gua" kata farel

"Tian jangan marah-marah mulu,kasian sama umur" balas Chan

"Gak usah banyak bacot. Pokoknya lu harus jual nih daging-daging, kalo gak kejual lu gak boleh makan" ancam Tian


.

Resti, Erik, muna, reygan, dan yumy malah asik ngemil jajanan. Tian yang melihat lima temannya itu hanya berdecak kesal, biasa bisanya dia memiliki teman se-menyebalkan itu.


"Yaudah kami jual dagingnya,tapi lu nyiapin keperluan ya" celetuk Chan

Tian tak menjawab tapi Chan tau itu artinya "Terserah lu" dalam kamus Tian.

"Ayo jualan" ajak Chan

"Mak...sedih banget hati parel jualan daging Mak..." Rengek farel sambil membungkus daging-daging kedalam plastik

Reza, farel, Chan pun berkeliling membawa daging untuk dijual ke orang lain. Perlahan mereka dikelilingi oleh nyamuk dan membuat kesabaran mereka menipis.


MARSCYLLANDER (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang