VOTE 👉⭐
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
SIDER 🔪👊
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Typo tandain 📌
Biar langsung di revisi
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 💜
################################
"Ck, apaan sih?"
Aileen menatap malas Alfa yang kini sudah nangkring di depan rumahnya.
Alfa tersenyum manis. Senyuman yang mampu meluluhkan hati banyak kaum hawa. Namun, Aileen biasa saja, tidak sehisteris itu. Baginya, Alfa justru sangat menyebalkan.
Perlu kalian tahu, Aileen sudah kembali ke Indonesia sejak dua minggu yang lalu. Dan selama dua minggu itu, Alfa tidak pernah berhenti mengganggunya. Mulai dari mengajak Aileen menemaninya latihan basket, makan bareng di kantin, berangkat sekolah bersama, hingga masih banyak lagi.
Sebenarnya Aileen merasa risih. Tapi mau bagaimana lagi? Setiap kali ia menolak, Alfa selalu mengatakan hal yang sama.
"Lo nggak boleh nolak. Kan lo udah jadi pacar gue. Lagian ini sebagai tanda terima kasih, seperti yang dulu lo bilang."
Pada akhirnya, Aileen hanya bisa pasrah menuruti kemauan Alfa. Memang saat itu Aileen sempat menawarkan hadiah sebagai ucapan terima kasih. Namun, Alfa menolak semua hadiah yang ditawarkan. Ia justru memilih meminta Aileen menjadi pacarnya.
Yang membuat Aileen semakin kesal, keenam sahabat Alfa malah setuju-setuju saja. Bahkan mereka rela menolak hadiah bernilai fantastis itu demi ketua mereka-Alfa.
Sementara itu, Alfa dan Axel akhirnya menjelaskan alasan mereka ikut dalam penyerangan waktu itu kepada Varo. Awalnya Varo memang marah karena merasa tidak dihargai. Namun, Axel menjelaskan bahwa ia ikut campur bukan karena meremehkan Varo, melainkan karena Aileen adalah salah satu sepupunya, sesuatu yang bahkan Aileen sendiri belum mengetahuinya. Setelah mendengar penjelasan itu, Varo akhirnya mengerti. Mereka pun saling meminta maaf, dan masalah itu selesai begitu saja.
"Berangkat bareng gue."
"Gue nggak mau," jawab Aileen ketus.
Alfa menatap Aileen santai.
"Tapi gue nggak butuh persetujuan lo."
Aileen mengangkat tangan, berniat menjitak kepala Alfa. Namun niat itu langsung ia urungkan ketika Alfa lebih dulu mengancamnya.
"Lo naik... atau gue naikin?"
Alfa menyunggingkan senyum miring melihat wajah Aileen yang mulai cemberut.
Aileen mendengus kesal.
"Oke, fine."
Setelah memakai helm yang diberikan Alfa, Aileen naik ke atas moge milik pria itu dengan mudah. Tenang saja, ia sudah memasangkan almamaternya di atas paha agar tidak menarik perhatian para buaya darat di jalan.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD?! It's Me!{END}
Action(BIASAKAN FOLLOW DULU SEBELUM BACA!) hi guysss Don't forget to enjoy the story Happy reading ❤️ Telah direvisi! ______________________________________________ Indonesia. Aileen kembali ke sana, bukan tanpa alasan. Masalalu memaksanya kembali dan m...
