VOTE 👉⭐
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Typo tandain 📌
Biar langsung di revisi
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 💜
################################
Di pagi yang cerah ini, lapangan dipenuhi oleh siswa-siswi kelas Dua Belas MIPA 2-kelas Aileen dkk. Mereka sedang melakukan pemanasan untuk pelajaran olahraga.
Di sebelah barisan kelas Aileen terdapat barisan kelas Dua Belas MIPA 1-kelas Alfa dkk. Minggu ini, mereka digabung dengan kelas MIPA 2 untuk mengikuti pelajaran olahraga.
"Oke, anak-anak. Pemanasannya cukup. Sekarang kalian berbaris sesuai nama kelompok yang bapak sebutkan," ujar Pak Jeremy memberi arahan kepada murid-muridnya.
Pak Jeremy pun menyebutkan satu per satu nama yang sudah beliau tentukan.
"Kelompok satu: Aileen, Alfa, Bianca, Bara, Arsen."
Chelsea menatap Pak Jeremy dengan wajah tidak terima.
"Pak, saya sama Calista kok nggak satu kelompok sama Aileen?"
Pak Jeremy menatap Chelsea dengan bingung.
"Bukannya tadi bapak sudah bilang kalau pembagian kelompok kali ini sesuai urutan nama kalian masing-masing?"
"Lha, emang bapak ngomongnya kapan?" tanya Chelsea, Calista melirik Chelsea yang memang dari tadi terlalu cerewet.
"Dari tadi kali," sahut salah satu teman sekelas Chelsea.
"Chelsea! Makanya kamu dengerin bapak. Jangan malah asyik sendiri," kesal Pak Jeremy karena ucapannya tidak didengarkan.
"Huuu... makanya dengerin."
"Iya, buang-buang waktu aja."
"Gak boleh gitu, njir."
"Biarin, emang cocok dia dibacotin."
"Udah diem, lo pada. Nanti malah gak kelar-kelar nih olahraganya."
"Dih, sirik bilang, babu," balas Chelsea sinis sambil menatap para haters-nya tajam. Ia mengibaskan rambut kuncir kudanya dengan angkuh.
"Dih, sok cantik," ujar salah satu siswi dengan alis setebal arang.
"Udah, Chel, diem. Nanti lo dihukum sama Pak Jeremy, mau?" ujar Calista, menghentikan Chelsea yang hendak membalas ucapan teman sekelasnya.
"Sudah, sudah. Ada yang mau bertanya lagi?" Pak Jeremy menengahi keributan yang diciptakan murid-muridnya.
"Saya, Pak! Emang kelompoknya dicampur sama kelas sebelah?" tanya salah satu siswa berambut dark brown sambil mengangkat tangannya.
"Iya. Jadi dengan begini bapak harap kalian bisa lebih akrab lagi. Kalau begitu bapak lanjutkan. Dengarkan baik-baik."
Setelah semua nama mendapatkan kelompoknya masing-masing, kini waktunya mereka praktik bola basket.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD?! It's Me!{END}
Akcja(BIASAKAN FOLLOW DULU SEBELUM BACA!) hi guysss Don't forget to enjoy the story Happy reading ❤️ Telah direvisi! ______________________________________________ Indonesia. Aileen kembali ke sana, bukan tanpa alasan. Masalalu memaksanya kembali dan m...
