Hai!
Aku up lagi!
I hope you enjoy this part
Happy reading ~
Setelah Aileen menyelesaikan urusannya di ruang BK. Ia beranjak keluar dan ketika ia akan berbelok di koridor, tiba-tiba Alfa menarik tangannya. Aileen mendongak menatap Alfa yang lebih tinggi darinya, kini jarak mereka hanya dua jengkal.
"Lepas," Aileen menepis tangan Alfa kasar yang masih bertengger manis di tangannya.
"Kasar banget sih," celetuk Alfa menanggapi tindakan Aileen.
"Gak usah basa basi, mau apa Lo?"
Alfa tersenyum miring menatap gadis di depannya yang tidak sabaran sama sekali, "apa ini cara Lo berterima kasih sama gue?setelah gue bantu Lo buat buktiin kalo Lo gak bersalah?" Sarkas Alfa.
Aileen reflek mengerutkan dahi bingung, "emang Lo bantuin gue dalam hal apa?" Tanya Aileen.
"CCTV. Gue yang berhasil dapetin rekaman CCTV di lorong tempat Lo berurusan dengan dua orag itu. Yang langsung gue kirim ke Bu Erna. Dan apa Lo tahu kalo CCTV itu udah di sabotase? Bayangin aja kalo gue gak insiatif bantuin Lo, bisa aja kan lo disalahin terus di skors deh" jelas Alfa sembari menatap manik mata Aileen dalam.
Aileen cukup terkejut mendengar fakta yang baru saja ia dengar. Ia tak habis pikir dua hama itu sampai seniat ini.
Tapi Aileen pintar dalam mengendalikan raut wajahnya . Agar tetap datar meskipun Aileen terkejut mendengar ucapan Alfa . Aileen mengangguk kan kepalanya pelan, "thanks." Ucapnya sambil tersenyum tipis lalu pergi menjauh dari Alfa.
Alfa terkejut melihat Aileen tersenyum padanya. Padahal, yang ia tahu Aileen adalah tipe orang yang sangat jarang menunjukkan senyumnya.
Tanpa di sadari Alfa menarik kedua sudut bibirnya, merasa senang karena Aileen tersenyum padanya.
"Cie... Cie.... Aelah bisa salting juga Lo"
Alfa terkejut mendengar sorakan
mengejek dari sahabat nya. Dapat Alfa lihat para sahabat laknat nya di ujung lorong sana yang tanpa ia sadari sudah berada di sana sejak tadi.
"Bangsat" umpat Alfa pelan. Sial! Mau di taru dimana image nya sebagai cowok cool dan dingin?! Tanpa menghiraukan mereka Alfa berlalu dari sana.
"Eh! Eh! Tunggu in woy!" Teriak Arsen histeris. Sambil berlari mengikuti langkah Alfa, di ikuti yang lain.
.....
Aileen berlari memutari lapangan utama yang luasnya dua kali lipat lapangan basket indoor.
Ia menghiraukan tatapan siswa siswi di sekitarnya. Wajar lapangan rame karena sekarang memasuki jam istirahat.
Aileen menjalani hukuman sesuai yang di berikan Bu Erna padanya. Setelah lima kali putaran akhirnya Aileen bisa bernafas lega, ia duduk di pinggir lapangan di bawah pohon yang rindang dan menselonjorkan kaki nya.
Nyes...
Aileen membuka mata saat merasakan sensasi dingin yang menyentuh kulit pipinya.
"Nih buat Lo" ujar cowok bertindik di depan Aileen. Sambil menyodorkan sebotol air mineral dingin di tangan nya.
Aileen menatap Alfa aneh.Tidak habis pikir Alfa tiba-tiba datang dan memberikan air mineral dingin, padahal seingat Aileen mereka tidak pernah akrab.Tapi tak bisa di pungkiri ia sangat haus jadi terpaksa Aileen mengambilnya.
Siswi siswi yang berada di sekitar lapangan menjerit histeris melihat Alfa, yang notabene nya cakep dan jarang bersikap peduli, malah sekarang rela membelikan air minum untuk Aileen.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD?! It's Me!{END}
Action(BIASAKAN FOLLOW DULU SEBELUM BACA!) hi guysss Don't forget to enjoy the story Happy reading ❤️ Telah direvisi! ______________________________________________ Indonesia. Aileen kembali ke sana, bukan tanpa alasan. Masalalu memaksanya kembali dan m...
