Hai guys
Aku up lagi
Happy reading ~
Brak!
Aileen menggebrak meja dengan keras. Mengejutkan seluruh penghuni kantin termasuk kedua sahabatnya.
"Gue udah tau," ujar Aileen dengan tampang datarnya.
"Anjing ya Lo! Cuma mau ngomong gitu doang , pake acara gebrak meja segala. Gak tahu apa jantung gue serasa mau keluar dari tempatnya,"omel Chelsea. Sambil mengatur nafas nya yang tidak beraturan akibat terkejut.
Calista sama terkejut nya seperti Chelsea. Namun dia bisa mengendalikan dirinya agar tidak menyumpah serapahi Aileen. "Tapi kok Lo bisa tahu leen?" Tanya Calista.
Aileen hanya mengangkat bahu nya sambil ber smirk yang membuat kedua sahabatnya bergidik ngeri "kalian gak perlu repot-repot cari tahu pelakunya, karena gue gak akan diem aja. Tapi thanks infonya."
....
Aileen berjalan di koridor seorang diri. Ia berniat bolos dengan alasan pergi ke kamar mandi. Tapi saat di tengah koridor ia dihadang oleh dua hama, bisa di tebak kalau mereka adalah Karina dan Vera.
"Akhirnya kita ketemu lagi. Gimana pembalasan gue? Enak?" Karina tersenyum smirk. Menatap Aileen rendah. "Katanya bad girl nya SHS, tapi kok sekali hantam langsung pingsan, ups" sahut Vera pura pura keceplosan.
Aileen memutar bola mata malas. Menatap dua perempuan ber make up tebal di depannya ini. "Minggir, gue mau lewat." Aileen berusaha menerobos keduanya yang menghalangi jalan.
"Eits... Mau kemana? Mau kabur? Iya? Cupu banget sih lo main kabur aja." Karina menahan pundak Aileen dan mencengkram nya kuat berharap Aileen merasa kesakitan. Tapi ayolah ini Aileen 'bad girl' adalah julukannya. Tidak mungkin hanya dengan cengkraman ia akan merasa kesakitan. Aileen memegang pergelangan tangan Karina kuat lalu memelintirnya. Membuat Karina menjerit kesakitan.
"Arghhh! Lepasin bangsat! Kurang ajar Lo!"
Aileen terkekeh sinis mendengar jeritan Karina. Sedangkan Vera? Entahlah mungkin dia sedang mengadukan kejadian ini ke guru.
"Oh.. jadi itu kerjaan Lo? Murahan banget sih caranya. Kalau mau bales dendam tuh sekalian by one sama gue lah. Jangan main belakang, cupu Lo!" Sarkas Aileen sembari terus menekan kuat tangan Karina.
"Arrghhh! Hahaha Lo bilang rencana gue murahan ya? Tapi walaupun rencana gue murahan buktinya Lo sampe pingsan tuh," balasnya sembari tertawa mengejek. Aileen yang semakin kesal pun melepaskan pegangannya kuat pada tangan Karina. Lalu menginjak telapak tangan itu dengan kuat.
Kalau bukan karena tidak sarapan Aileen tidak akan pingsan hanya karena lemparan bola basket kala itu. Ah .... Untuk yang satu ini Aileen sedikit menyesali perbuatannya.
Krek!
Setelah terdengar bunyi retakan Aileen mengangkat kakinya dari tangan Karina lalu berdiri dengan benar seolah tidak terjadi apa apa.
"AILEEN APA YANG KAMU LAKUKAN?!" Bentak Bu Erna--- guru BK di sekolah SHS dengan penuh amarah. Aileen reflek menoleh ke asal suara dan mendapati Vera yang sudah menangis tersedu-sedu dan juga wajah marah Bu Erna.
"Hiks hiks tolong saya Bu, dia membully saya sampai tangan saya retak, aws." Tiba-tiba Karina terisak pilu sembari menunjukkan tangannya yang lecet di iringi dengan ringisan kesakitan.
"Hiks.. tega Lo! Lo lihat gara gara perlakuan kasar Lo, tangan kakak gue sampai retak," ujar Vera sembari menatap Aileen dengan wajah pura pura sedih yang memuakkan, lalu beralih membantu Karina untuk berdiri.
"Cih, lemah," cibir Aileen menatap keduanya sinis. Bu Erna yang mendengar cibiran Aileen semakin marah. Apa apaan muridnya ini?! Kenapa dia tidak merasa bersalah sedikitpun?
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD?! It's Me!{END}
Ação(BIASAKAN FOLLOW DULU SEBELUM BACA!) hi guysss Don't forget to enjoy the story Happy reading ❤️ Telah direvisi! ______________________________________________ Indonesia. Aileen kembali ke sana, bukan tanpa alasan. Masalalu memaksanya kembali dan m...
