Hai hai
Aku up lagi
Btw ada perubahan pada bab cast jangan lupa di baca ya...
I hope you enjoy this part
Happy reading guys!
Pyar
Terdengar suara pecahan kaca yang sangat keras, berasal dari toilet perempuan. Seketika suasana menjadi ricuh akibat pecahan kaca tersebut, siswa-siswi yang ingin masuk pun tidak bisa, karena pintunya terkunci dari dalam.
Darah menetes dari tangan Aileen ke lantai. Ya, pelakunya adalah Aileen, meskipun tangannya terluka dan mengeluarkan darah cukup banyak, tidak ada raut kesakitan sama sekali.
Bahkan Aileen memejamkan matanya, menikmati sensasi sakit yang menurutnya nikmat.
Setelah cukup tenang, Aileen keluar dari toilet tanpa mencuci tangannya terlebih dahulu.
Pemandangan pertama yang ia temukan adalah siswa-siswi berkerumun dengan heboh.
"Eh, kok yang keluar Aileen ya?"
"Mungkin dia yang mecahin kali."
"Mana mungkin, dia kan cewek."
"Coba lihat tuh tangannya, berlumuran darah kan?"
"Eh iya, berarti... Dia yang mecahin kaca tadi."
Siswa-siswi yang mendengar percakapan dua perempuan tadi, seketika mengalihkan pandangan mereka ke tangan Aileen yang berlumuran darah.
Seketika siswi-siswi yang ada di sana berteriak histeris, sedangkan para siswa menahan napas kaget dengan pemandangan di depan mereka yang sangat mengerikan.
Sedangkan Aileen hanya memutar bola matanya malas dan berlalu dari sana menuju parkiran, sepertinya ia akan bolos.
...
Di sisi lain, kedua sahabat Aileen sedang mencari keberadaan Aileen.
Karena mereka khawatir pada Aileen, setelah melihat perdebatan Aileen dengan dua siswi yang tidak mereka kenal dan Aileen yang keluar dari kantin dengan wajah merah padam menahan emosi.
"Duh, mana sih tu bocil, gak ketemu-ketemu," gerutu Chelsea sambil mengelap keringat di pelipisnya.
Bagaimana tidak berkeringat kalau sedari tadi mereka menyusuri gedung sekolah yang luasnya seluas impian.
Calista yang mendengar gerutuan Chelsea menoleh, "Sabar, Chel, mungkin sebentar lagi ketemu."
"Eh, apaan tuh rame-rame?" ucap Chelsea.
Calista hanya mengernyit bingung, "Gak tau, kita samperin aja yuk."
Double C menghampiri kerumunan siswa-siswi di depan toilet tadi.
"Eh, ada apaan kok rame-rame?" tanya Calista pada salah satu siswi yang ada di sana.
"Ada yang mecahin kaca, aku dengar-dengar sih Aileen pelakunya, terus habis itu dia pergi gak tau ke mana," jawab siswi tadi lalu kembali pada fokusnya.
Double C pun terkejut mendengar penjelasan siswi tadi.
"What?! Aileen?! Hmmphh-----" pekik Chelsea kelepasan, sehingga semua orang melihat ke arahnya dengan aneh.
Reflek Calista membekap mulut Chelsea, "Ssstt, diem."
Chelsea melepas paksa tangan Calista yang membekap mulutnya.
"Ck, tangan lo bau terasi," sinis Chelsea.
Calista mendelik tidak terima, "Eh, enak aja tangan gue bau surga gini dibilang terasi."
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD?! It's Me!{END}
Action(BIASAKAN FOLLOW DULU SEBELUM BACA!) hi guysss Don't forget to enjoy the story Happy reading ❤️ Telah direvisi! ______________________________________________ Indonesia. Aileen kembali ke sana, bukan tanpa alasan. Masalalu memaksanya kembali dan m...
