35. Balas dendam✓

888 22 0
                                        

Hi guys....
Enjoy this part, okay?
Happy reading 🫶

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
_____________________________________

Matahari kembali menyinari bumi, menandakan semua orang harus kembali menjalani aktivitasnya masing-masing dengan semangat baru.

Terlihat seorang gadis cantik tengah menggerutu di depan cermin.

"Ck, gara-gara Alfabet sialan, leher gue jadi merah kayak gini!"

Aileen berusaha menghilangkan bekas merah laknat itu dengan menggosoknya. Namun, bukannya hilang, bekas itu justru semakin perih.

Kesal karena usahanya sia-sia, Aileen pun memikirkan cara lain. Ia menepuk jidatnya pelan.

Kenapa gue malah susah-susah gosokin ini? Kan gue punya foundation buat nutupin bekasnya.

Setelah selesai dengan urusannya, Aileen segera berangkat ke sekolah sebelum terlambat.

Sesampainya di sekolah, bel masuk ternyata sudah berbunyi. Aileen langsung bergegas menuju kelas sebelum pelajaran dimulai. Ia tahu dirinya akan mendapat hukuman jika sampai terlambat.


🫣

Di sisi lain, Mommy Aileen tengah mengomel karena putri semata wayangnya itu belum pulang sejak kemarin. Daddy Aileen hanya bisa memijat pelipis, pusing mendengar ocehan istrinya yang seolah tak ada habisnya.

"Sudahlah, Mom. Lagian Gerald udah bilang kalau Aileen nginep di apartemennya," ucap Daddy, berusaha menghentikan omelan sang istri.

Mommy menatap Daddy dengan tajam.

"Sama aja, Dad! Walaupun Gerald udah bilang Aileen ada di sana, tetap aja aku khawatir dia kenapa-kenapa. Apalagi Aileen itu sedikit nakal. Gak menutup kemungkinan dia bakal keluyuran."

Daddy menghela napas panjang.

"Tapi kan Aileen udah besar, Mom. Pasti dia ngerti batasannya."

Tatapan Mommy justru semakin tajam, membuat Daddy bergidik ngeri. Biasalah, suami bucin istri.

"Udahlah, terserah Daddy. Mommy udah capek jelasin karena Daddy pasti gak bakal paham. Dasar, semua pria tuh sama aja."

Setelah mengucapkan kalimat itu dengan penuh kekesalan, Mommy langsung beranjak meninggalkan Daddy.

Daddy yang panik, takut istrinya benar-benar marah dan berakhir tidak diizinkan tidur sekamar, buru-buru mengejar sambil memanggilnya.

"Mom! Mommy! Tunggu! Bukan itu maksud Daddy!"


🥱


Kini Aileen tengah berada di kantin menikmati dimsum mentai yang baru saja dibelinya. Ia ditemani kedua sahabatnya serta Alfa dkk. yang sudah standby di depan kelas sejak lima menit sebelum bel istirahat berbunyi. Kalau ditanya kenapa? Tentu saja supaya Alfa bisa makan siang di kantin bersama Aileen.

BAD?! It's Me!{END}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang