Hi guys! I'm back
I hope you enjoy this part
Happy reading ❤️
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
................
📍 Indonesia
Sang rembulan menyinari bumi dengan lembut. Cahayanya menembus jendela kamar Chelsea yang dibiarkan terbuka, membuat angin sepoi-sepoi mengusap lembut pipi mulusnya.
Chelsea menghela napas berat. Ia memandangi bulan dengan tatapan sendu, seolah-olah tengah berkomunikasi dengannya melalui sorot mata indahnya.
Pikirannya kembali melayang pada kejadian tadi siang di taman.
Chelsea berjalan riang menyusuri taman alun-alun kota yang dipenuhi berbagai jenis bunga bermekaran. Ia bersenandung kecil sembari memandangi sekitar dengan senyum bahagia.
Namun, senyum itu tak bertahan lama ketika matanya menangkap sosok Varo yang sedang berjalan bersama seorang cewek berwajah manis dengan gaya berpakaian girly. Bukan itu yang membuat Chelsea tertegun, melainkan tangan mereka yang saling menggenggam erat, seakan jika salah satu melepaskannya, yang lain akan menghilang.
Varo tersenyum manis sembari menyuapi cewek itu dengan jajanan yang ada di tangannya. Cewek tersebut pun tersenyum tak kalah bahagia, menikmati setiap perhatian yang Varo berikan.
Chelsea memegang dadanya yang tiba-tiba terasa sesak entah karena apa. Matanya mulai memanas. Ia memilih berbalik lalu berlari meninggalkan taman, tak peduli dengan tatapan orang-orang di sekitarnya yang memandang aneh karena ia tiba-tiba berlari sambil menangis.
Sementara itu, Varo sempat menoleh ke arah cewek yang tiba-tiba berlari itu. Ia merasa sosok yang membelakanginya tersebut tidak asing, tetapi ia memilih mengabaikannya dan kembali menghabiskan waktu bersama cewek yang berada di sampingnya.
Chelsea kembali merasakan sesak di dadanya. Bukan karena asma atau penyakit apa pun, melainkan karena bayangan manis Varo dan cewek yang tadi siang bersamanya di taman terus terulang di kepalanya.
Ia berusaha menahan air mata yang memaksa keluar sambil menarik dan mengembuskan napas perlahan, berusaha menenangkan hati dan pikirannya.
"Gue suka sama lo, Var... tapi ternyata lo udah punya seseorang."
Chelsea terkekeh miris. Air matanya perlahan menetes, membasahi pipi mulusnya.
Padahal, bisa dibilang Varo adalah cinta pertamanya. Sejak dulu Chelsea belum pernah memiliki perasaan seperti ini kepada siapa pun. Ini adalah pertama kalinya ia jatuh hati, dan ternyata harus berakhir dengan cinta bertepuk sebelah tangan. Entah sejak kapan perasaan itu tumbuh, Chelsea sendiri pun tidak tahu.
🥹
Aileen memeluk Gevan erat. Ia enggan melepaskan pelukan hangat itu. Padahal dirinya sudah memeluk Gevan selama sepuluh menit.
Namun, rasa rindunya masih belum terpuaskan. Ia masih sangat merindukan pria tampan yang juga merupakan teman masa kecilnya itu.
Setelah pengakuan Gevan tadi, Aileen sempat tidak percaya dan mengira Gevan sedang berbohong.
Bagaimana tidak? Perubahan Gevan begitu drastis. Mulai dari tubuhnya yang kini tegap, tinggi, dan kekar, hingga wajahnya yang semakin tampan dengan garis rahang yang tegas. Semua itu membuat Aileen sempat tidak mengenalinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD?! It's Me!{END}
Acción(BIASAKAN FOLLOW DULU SEBELUM BACA!) hi guysss Don't forget to enjoy the story Happy reading ❤️ Telah direvisi! ______________________________________________ Indonesia. Aileen kembali ke sana, bukan tanpa alasan. Masalalu memaksanya kembali dan m...
