Happy reading 🫶
Pagi hari telah tiba. Murid-murid SHS digemparkan dengan menyebarnya berita bahwa Aileen diduga mencuri uang milik Miss Diana.
Spekulasi mereka semakin kuat saat melihat foto Aileen yang terpampang jelas di mading. Hal itu semakin membuat mereka bersemangat untuk mencibir, menghina, dan menggunjing Aileen. Seolah menjadi aktivitas mereka untuk menyambut pagi hari ini.
Sementara itu, di koridor, Alfa dkk berjalan dengan santai. Mereka baru datang lima menit yang lalu.
"Apaan tuh rame-rame?" tanya Agam sembari menatap para murid yang mengerubungi mading.
Arsen mengemut permennya dengan santai. "Katanya sih Aileen habis nyolong uangnya Miss Dianna. Makanya pada heboh," jawab Arsen, si paling update.
Ucapan Arsen mengundang tatapan tajam dari Alfa.
"Apa maksud lo?"
Arsen mengernyit. "Gue cuma ngomong apa yang gue lihat dan gue denger. Lagian itu belum tentu beneran. Emang Aileen gak ngasih tahu lo?"
Alfa menggeleng pelan.
Varo menepuk bahunya pelan. "Sabar ya, Bos. Mungkin Aileen masih syok atau kaget, gue juga gak tahu. Intinya yang gue denger, dia juga diskors selama seminggu."
Ucapan Varo semakin membuat Alfa terdiam. Aileen diskors selama seminggu? Dan dia sama sekali tidak memberitahunya. Sebenarnya ada apa?
"Gak mungkin Aileen nyolong," timpal Axel, membuyarkan lamunan mereka.
Adrian mengangguk setuju. "Gue sih percaya sama apa yang lo bilang. Tapi apa ada bukti buat membersihkan nama Aileen?" tanya Adrian.
Adnan mengangkat sebuah flashdisk. "Ini ada. Kemarin setelah gue denger gosip cewek-cewek di kelas, gue langsung nyari tahu. Kebetulan Axel nyamperin gue, jadinya kita nyari berdua."
Ucapan Adnan langsung diangguki dan diacungi jempol oleh mereka. Tidak banyak yang tahu kalau Adnan sangat pintar dalam bidang IT. Selama ini yang mereka tahu, Adnan hanyalah seorang maniak buku.
"Terus kenapa lo gak bilang ke gue?" tanya Alfa dengan tatapan tajam ke arah Adnan. Ada kemarahan yang jelas terlihat di sana.
Axel menepuk bahu Alfa. "Gak usah nyalahin Adnan. Gue yang minta buat gak ngasih tahu siapa-siapa dulu."
Alfa mengepalkan tangannya kuat-kuat. Ia berusaha mengendalikan emosinya. Bagaimanapun juga, Axel tidak mungkin melakukan ini tanpa alasan.
"Emang ya, Aileen tuh di luarnya aja polos, tapi aslinya pencuri. Iih."
"Selain pencuri, dia juga suka gatel sama cowok. Buktinya Alfa dkk aja jatuh dalam pelukannya. Padahal dia murid baru, tapi udah satu circle sama most wanted sekolah kita."
"Kan gue udah bilang, Aileen itu jalang. Selain jalang, dia juga maling lagi. Ups."
Perkataan mereka menghentikan langkah Alfa. Ia menatap sekelompok cewek yang sedang berkumpul dan menggunjing dengan penuh semangat.
Brak!
Alfa menendang kursi kosong yang berada di samping mereka. Tentu saja hal itu mengejutkan para cewek yang sedang asyik bergosip.
Seketika hening, tidak ada yang berani melanjutkan aktivitas mereka sedikitpun. Keheningan itu membuat suara Alfa menggema di sepanjang koridor.
"APA YANG LO OMONGIN TENTANG CEWEK GUE?! APA?!" bentak Alfa penuh amarah.
Mereka langsung menunduk, tidak ada yang berani menatap Alfa. Saat Alfa sedang dalam mode maung, bisa-bisa mereka habis di tangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD?! It's Me!{END}
Ação(BIASAKAN FOLLOW DULU SEBELUM BACA!) hi guysss Don't forget to enjoy the story Happy reading ❤️ Telah direvisi! ______________________________________________ Indonesia. Aileen kembali ke sana, bukan tanpa alasan. Masalalu memaksanya kembali dan m...
