Happy Reading~
I hope you enjoy guys
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
_____________________________
Asap mengepul, menyebarkan CO₂ yang mencemari udara. Dua wanita bergantian mengisap rokok di tangan masing-masing. Gaun merah menyala yang menutupi setengah paha memperlihatkan lekuk tubuh mereka yang indah.
"Kayaknya udah lama kita gak ngasih pelajaran buat Aileen," ucap Vera.
Karina tersenyum miring. "Tenang, gue udah punya rencana. Kali ini gak bakal gagal."
"Harusnya gitu. Gue udah muak lihat wajahnya yang sok berkuasa." Vera memutar bola mata malas, kembali mengingat kejadian di kantin saat mereka dipermalukan oleh Aileen.
Karina menatap adiknya dengan mata tajam. "Jangan terlalu gegabah."
Karina hanya terkekeh. "Santai aja. Kita bakal lakuin ini pelan-pelan, terus... BOOM. Aileen bakal lenyap dari hadapan kita, bahkan dari dunia sekalipun." Ia memperagakan ucapannya dengan jari-jari lentiknya.
Percakapan mereka terhenti saat empat pria yang merupakan pelanggan tetap mereka menghampiri mejanya.
Karina dan Vera tersenyum lebar menyambut kedatangan para pelanggan itu.
"Let's play, honey," ucap salah satu dari dua pria langganan Vera sambil menggendongnya ala bridal style, diikuti satu pria lainnya.
"It's gonna be a good night, baby. Let's go."
Karina pun digendong ala bridal style oleh salah satu pria, sementara pria lainnya mengikuti mereka menuju salah satu bilik. Malam ini mereka berniat bersenang-senang tanpa memikirkan akibatnya.
🤫
Rahang Alfa mengeras saat melihat Aileen terkapar setengah sadar dengan pakaian yang sedikit berantakan. Tadi, tiba-tiba Alfa menerima telepon dari Aileen. Suara gadis itu terdengar bergumam tidak jelas. Karena khawatir, Alfa langsung menyuruh Adnan melacak lokasi Aileen.
Begitu lokasinya ditemukan, Alfa segera menuju salah satu apartemen milik Aileen. Ia mengusap pelan keringat di pelipis gadis itu. Aileen sedikit membuka matanya, lalu tersenyum lebar sebelum memeluk pinggang Alfa erat dan menduselkan kepalanya ke perut six pack pria itu.
"Kangen," gumam Aileen pelan.
Alfa mengusap lembut surai Aileen. "Habis ngapain?"
Aileen mengedip polos. "Maksudnya?"
Alfa mengepalkan tangan kirinya setelah mencium aroma alkohol yang begitu menyengat dari napas Aileen.
"Lo habis mabuk?"
Aileen tanpa sadar menganggukkan kepala. Namun setelah itu, ia menunduk sambil memilin ujung baju Alfa.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD?! It's Me!{END}
Action(BIASAKAN FOLLOW DULU SEBELUM BACA!) hi guysss Don't forget to enjoy the story Happy reading ❤️ Telah direvisi! ______________________________________________ Indonesia. Aileen kembali ke sana, bukan tanpa alasan. Masalalu memaksanya kembali dan m...
