Beberapa bulan sebelum prom
Setelah Aileen memilih putus dengan Alfa, ia tetap menjalani hari-harinya dengan normal. Tapi tidak ada yang tahu jika ia juga tengah menahan diri agar tidak dengan mudah menerima Alfa lagi. Walaupun ucapan Gevan masih teringat jelas dalam benaknya.
"Menurutku, Alfa tidak sepenuhnya salah, karena dia tidak ikut andil dalam penculikan waktu itu. Salahnya dia yaitu tidak memberitahumu tentang hubungannya dengan Jack."
Aileen terdiam mendengar itu semua. Jika dipikir, memang Alfa tidak sepenuhnya bersalah. Tapi kenapa Alfa memilih menyembunyikan itu semua di saat dia tahu kalau Aileen memiliki masalah dengan Jack?
Gevan melihat keterdiaman Aileen dan hanya bisa mengelus rambutnya pelan guna menenangkan. Ia tahu Aileen bimbang dengan semua ini.
Saat ini Aileen tengah berada di ruang bawah tanah keluarganya. Tempat untuk memberikan sambutan bagi orang-orang yang telah mengusik mereka.
Aileen menatap muak dua manusia di depannya. Ia memilih mengambil seember air dingin lalu menyiram mereka.
Melihat Karina dan Vera telah bangun, Aileen tersenyum miring. Ia melangkah mendekati keduanya yang kini terikat di kursi dengan keadaan berantakan.
Karina dan Vera menatap Aileen sengit. Aura permusuhan dan kebencian terpancar nyata dari keduanya.
"Long time no see, bitch."
Aileen tersenyum miring melihat mereka semakin emosi.
"Lepasin gue, lo gak ada hak buat nahan kita kayak gini," ucap Karina tajam.
Aileen menaikkan sebelah alisnya menantang, lalu terkekeh pelan yang kentara sekali untuk membuat mereka tersinggung.
Vera berang melihat itu, lalu berteriak marah.
"Gak usah ketawa, setan! Lo budeg, ya? Kakak gue nyuruh lo lepasin kita, bukan buat ketawa gak jelas kayak orang gila gini."
Tawa itu lenyap, digantikan dengan raut wajah yang tidak bersahabat. Aileen melangkah mendekati mereka dan berhenti tepat di langkah kelima di hadapan mereka.
"Gak akan gue lepasin sebelum kalian ngerasain apa yang pernah dirasakan keluarga Aditama dulu."
Aileen tersenyum miring melihat wajah pucat Karina. Pasti wanita itu baru saja mengetahui tentang identitas aslinya.
"A-Aditama?" ucap Karina tergagap. Wajahnya sangat menunjukkan kekhawatiran dan ketakutan.
Sedangkan Vera bergerak gelisah. Ia juga paham apa yang dimaksud Aileen. Ia tahu tentang keluarga Aditama.
Aileen berdiri tepat di belakang mereka, lalu meletakkan kedua tangannya di atas pundak mereka. Kemudian ia berbisik penuh penekanan.
"Iya, keluarga Aditama. Keluarga yang beberapa tahun lalu kehilangan salah satu anggota keluarganya karena perbuatan kejam seseorang."
Aileen tersenyum miring melihat tubuh kedua wanita itu menegang, lalu memundurkan langkahnya dan kembali berdiri di hadapan mereka.
"Dan kalian terlibat dalam hal itu."
Aileen menatap tajam mereka. Tangannya terkepal erat saat kembali mengingat kejadian suram itu.
"Gue gak terlibat."
Aileen menatap Vera, lalu bersedekap dada.
Vera kembali melanjutkan ucapannya.
"Bahkan gue gak tahu apa-apa tentang kejadian itu. Yang terlibat sepenuhnya itu dia."
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD?! It's Me!{END}
Aksiyon(BIASAKAN FOLLOW DULU SEBELUM BACA!) hi guysss Don't forget to enjoy the story Happy reading ❤️ Telah direvisi! ______________________________________________ Indonesia. Aileen kembali ke sana, bukan tanpa alasan. Masalalu memaksanya kembali dan m...
