12. Bianca is back

408 36 2
                                        

Yang lupa alur boleh baca ulang chapter sebelumnya.

Jangan lupa votmen ya teman teman.

Happy Reading

Setelah 3 hari lamanya Caca tidak ke kampus di karenakan sakit, hari ini Caca kembali beraktivitas.

Walaupun mendapatkan ocehan dari Nathan yang menyuruh nya untuk beristirahat total, namun Caca kekeuh untuk ke kampus dan mau tidak mau Nathan mengalah.

"Kak, aku beneran udah sehat kok, liat nih aku udah sehat" kata Caca yang meyakinkan suaminya. Supaya mau mengantarkan dirinya ke kampus.

Dengan wajah datar Nathan mengiyakan ucapan Caca, "Kalau ngerasain sakit lagi. Bilang sama tere. Jangan diamin sendiri, gue gak suka sikap Lo yang gitu"

Caca mengangkat tangan kanannya, seolah olah sedang hormat "siap suamiku perintah nya akan dilaksanakan" lali menurunkan kembali tangannya.

"Cie, yang diam diam perhatian" sambung Caca lagi menggoda suami galak nya itu.

"Apaan sih" Nathan menepis pelan tangan Caca yang menyentuh pipi nya.

"Cie, kak Nathan"

"Ca, kalau bertingkah. Gue beneran gak mau nganterin Lo ke kampus ya"

Mendengar itu Caca langsung menghentikan tangannya yang menoel Noel pipi sang suami bergantian.

Caca mengekori Nathan yang keluar rumah. Nathan mengunci pintu utama rumah lalu menuju arah mobilnya yang terparkir di halaman rumahnya. Caca sudah stand by di jok depan mobil. Lengkap dengan selt bet yang terpasang.

Nathan lalu mengemudi mobilnya dengan kecepatan sedang, Caca sesekali bersenandung sembari menelusuri jalanan yang di lewati nya sesekali ia melirik Nathan yang hanya fokus mengemudi tak ada niat sedikitpun hendak mengajak nya berbicara. Sungguh suasana yang sangat menjengkelkan bagi nya.

"Kak."

"Hm?"

"Sesekali jemput aku pulang kampus gitu, masa di anterin Tere Mulu."

"Yaudah nanti gue jemput, habis kelasnya jam berapa"

"Kak, serius?"

"Hm"

"Jam 2 siang aku kelar kelas, kamu jemput aku jam setengah 1 ya kak" ucap Caca sangat antusias yang di angguki oleh sang suami.

Tanpa terasa mobil mewah Nathan sudah berhenti di universitas Sanjaya. Caca berpamitan dengan sang suami lalu menuruni mobil itu, berjalan menjauh memasuki kampus menuju fakultas nya.

Tanpa di sadari, Nathan memperhatikan Caca hingga gadis itu benar benar tidak terlihat, hingga senyum kecil terbit di bibirnya.

~~~~~

Sesuai janji nya tadi. sekarang Nathan tengah bersiap-siap untuk menjemput Caca. Pintu ruangan kerjanya di ketuk dari luar membuat Nathan langsung mengalihkan atensinya.

"Masuk"

Mahesa menampakkan diri setelah membuka pintu ruangan itu,

"Ngapain?" Ucap Mahesa tiba tiba tanpa basa basi.

"Apanya?"

"Ngapain Lo nyuruh gue keruangan Lo"

"Oh. Itu beresin kerjaan gue" kata Nathan sembari memakai jas kerjanya.

Tanpa mendengar keluhan dari Mahesa, Nathan langsung segera keluar dari ruangannya. Meninggalkan Mahesa di sana yang menatapnya heran sekaligus kesal.

"Untung gue punya kesabaran setebal buku Shree Haricharitramrut Sagar"
Ucap Mahesa yang lalu memulai semua kerjaan Nathan yang belum selesai dengan terpaksa.

NEVER ENDING LOVE Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang