17. Fakta

4.9K 345 20
                                        

Terima kasih yang masih setia mau baca cerita ini ya, yang mau vote bahkan komen, makasih banget💙

Maafkan kalo cerita ini gak sesuai sama ekspektasi kalian, alur nya gak jelas, tapi itu hasil pemikiran aku, beberapa hal yang mungkin dianggap gak masuk akal tapi itu aku riset dulu kok, aku cari informasi nya dulu, karena meskipun fiksi tetep harus realistis juga. Contohnya kaya konflik Lian yang amnesia bertahun-tahun, aku cari informasi tentang ini, bahkan aku tanya temen ku yang kuliah kedokteran 🥲 Alur yang aku pakai juga campuran, makanya waktu nya dipercepat tapi seringkali banyak flashback nya. 

Aku nerima komentar banget kok, tapi bisa ya disampaikan dengan baik hehe💙

MUMPUNG LIBUR KULIAH KITA GASSS TERUSS


"Haloo boy do you miss me ?"ucap seseorang di belakang Rai

"PAPAAAAAAA"Teriak Rai dengan terkejut

Anak laki-laki itu langsung berlari, sementara yang berbicara tadi langsung menangkap anaknya, mengangkat nya ke udara tinggi tinggi.

"I miss you so bad"ucap Rai setelah didekap oleh papa nya

"Hmmm kalo papa udah ada, ayah di lupain nih biasanya"

"So sorry ayah Lian, tapi papa Aro no 1 buat Rai"ucap nya lucu

Iya Raiden Zyandru Alkinskie adalah anak pertama dari Aro Zyandru Alkinskie dan Nabila Almashyra Alaydrus... tentu perempuan yang dipanggil Bia adalah Nabila. Memang Rai diajarkan Aro untuk memanggil Lian dengan sebutan ayah, bahkan Lian juga seringkali mengantar jemput Rai ke sekolah jika kedua orang tua nya sedang sibuk, dan dia free. Seperti hari ini, Nabila menjemput Aro di bandara setelah perjalanan bisnisnya di Swedia, sehingga dia yang menjemput Rai di sekolah. 

"Makasih ya kak Lian udah jemput Rai tadi siang terus dibawa jalan dulu, mas Aro nih bukannya langsung pulang, aku malah diajakin mampir ke hotel dulu"ucap Nabila

Lian melotot mendengarnya, tak habis pikir dengan sepupu nya itu, apa tidak bisa tahan sampai nanti malam, malah langsung dibungkus itu istri nya.

Ditatap seperti itu membuat Aro tertawa, "Namanya kangen bro gak tahan, ya gimana yang penting kan istri yang gue bungkus.." Membuat Lian mendelik jijik.

"Haduuu ini ada anaknya ini, tahan tahan dong ngomongnya, ayo sayang bersih bersih dulu, nanti kita makan malam bareng,"ucap Nabila sambil menutup kedua telinga Rai.

"Kak Lian makan malem di sini aja ya sekalian"

"Okee Nab"

Sementara Nabila membawa anaknya ke kamar, Aro dan Lian berjalan ke taman belakang untuk merokok. 

Lian tampak berdiri sambil sedikit bersandar, kepala nya sedikit menunduk, tidak lupa sebatang rokok dijarinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lian tampak berdiri sambil sedikit bersandar, kepala nya sedikit menunduk, tidak lupa sebatang rokok dijarinya.

"Kenapa Li ?" tanya Aro 

Sal, MaafTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang