Agatha Caroline, seorang gadis cantik berusia 17 tahun yang kini tengah duduk di bangku kelas dua Sma. Agatha sendiri memiliki sifat hiperaktif.
Pada suatu hari Agatha tengah membaca sebuah cerita novel berjudul My Heart, yang mana buku tersebut di...
Di sebuah perusahaan yang bekerja dalam bidang konstruksi, terdapat seorang pria paruh baya tengah duduk di kursi kebesarannya sambil menandatangi beberapa berkas penting.
Tok-tok-tok!!
"Masuk..." Mendengar suara ketukan pintu tersebut, membuat pria itu mempersilahkan nya untuk masuk.
"Ada apa?" Tanya pria tersebut tanpa basa-basi.
"Saya sudah mendapatkan informasi yang anda perintahkan beberapa hari yang lalu." Jawab Asistennya.
Pria paruh baya tersebut yang sedari tadi fokus dengan berkas-berkas penting tanpa menghiraukan keberadaan Asistennya. Kini mendongak, menatap asistennya secara langsung dengan tatapan mengintimidasi.
"Benarkah?" Tanya Pria tersebut yang dibalas anggukan oleh asistennya, lalu memberikan sebuah berkas berisi informasi yang selama ini dia cari.
Sekitar lima menit pria tersebut membaca berkas-berkas itu dengan teliti, yang semula raut wajahnya terlihat datar kini tersenyum tipis, bahkan asistennya pun tidak menyadarinya.
"Akhirnya, Daddy menemukanmu sayang." Batin pria tersebut dengan perasaan bahagia.
"Kau lanjutkan tugas mu, saya mau pulang sekarang." Ucap pria tersebut kepada asistennya. Setelah itu meninggalkan ruangannya untuk bertemu dengan istri tercinta dan memberitahu kabar bahagia tersebut.
-Figuran-
"Mang, saya mau beli nasi gorengnya satu porsi." Ucap Agatha kepada bapak penjual nasi goreng.
"Siap neng, ditunggu sebentar ya." Jawab si penjual nasi goreng.
Setelah itu Agatha duduk di salah satu kursi yang sudah disediakan oleh penjualnya. Sambil menunggu pesanannya jadi Agatha memutuskan untuk chattingan dengan sahabatnya, siapa lagi kalau bukan Jessica.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Abaikan waktunya)
"Gimana dong ini? masa gua balik." Batin Agatha bertanya-tanya.
"Bodo amat! Gua bisa jalan-jalan sendiri tanpa Jessica, gua kan anaknya mandiri." Putusnya.
"Permisi neng geulis, ini nasi gorengnya. Silahkan dinikmati~" Ucap penjual nasi goreng dengan ramah.
"Ah iya, makasih mang." Seru Agatha lalu mulai memakan nasi gorengnya dengan lahap.
Lima menit kemudian Agatha sudah menghabiskan seporsi nasi goreng dengan segelas teh manis.
"Ahh kenyang~" Seru Agatha sambil mengusap perutnya yang terasa begah.
Setelah itu Agatha memutuskan untuk pulang ke Apartemen. Namun sayangnya dipertengahan jalan tiba-tiba tasnya dia ambil oleh pencuri. Dengan panik Agatha berteriak meminta tolong.
"TOLONG WOY SIAPAPUN ITU, TAS GUA DI JAMBRET!!" Teriak Agatha yang tidak lama kemudian datang seorang pemuda yang menolongnya.
Dia, Asher. Setelah mengantar kekasihnya pulang dia memutuskan untuk mampir sebentar di taman komplek untuk mencari angin. Tapi tiba-tiba dia mendengar suara teriakan seseorang yang sedang meminta tolong.
Melihat orang tersebut yang tidak lain adalah Agatha, tanpa basa-basi dia langsung menolongnya dengan menendang pencuri tersebut hingga terjatuh di aspal yang keras.
Iyalah keras, emang roti lembut.
Bruk!
"Maksud lo apa anjing?! lo mau jadi pahlawan ke sorean? heh." Seru Pencuri tersebut dengan raut wajah memerah karena marah. Dia tidak terima didorong oleh pemuda tersebut hingga terjatuh.
"Balikin tas dia!" Ucap Asher dengan nada dingin dan tatapan tajam.
"Lo mau gua balikin tas ini ke dia? boleh, tapi lawan gua dulu." Tanya Pencuri itu, lalu tanpa basa-basi langsung menendang dada asher hingga dia tergeser kebelakang.
"Shit!!" Desisnya, kemudian langsung memberi beberapa pukulan kepada pencuri tersebut.
Bugh
Bugh
Bugh
Pukulan demi pukulan ia berikan kepada pencuri tersebut hingga membuat wajahnya babak belur.
Srett
Dug!
"Ssh..." Desisnya saat satu pukulan hinggap di pipi kirinya, membuat sudut bibirnya mengeluarkan darah.
Karena kelalaiannya membuat wajah tampan paripurna Asher terluka, dia yang tidak terima langsung membalasnya dengan tendangan membuat Pencuri tersebut terpental.
Bruk!!
Melihat pencuri tersebut yang sudah tidak berdaya, Asher langsung mengambil tas agatha yang di ambil oleh pencuri tersebut, lalu mengembalikannya ke pemiliknya.
"Ini!" Ucap Asher sambil mengembalikan tas Agatha.
"Makasih banget, gua gak tau gimana jadinya kalau lo gak datang buat nolongin gua." Ucap Agatha berterimakasih.