23) Traktir.

1.7K 67 0
                                        

HAPPY READING
.
.
.


Setelah pertandingan tadi Agatha memutuskan untuk mentraktir teman-temannya dengan dalih keberhasilan mereka setelah pertandingan basket tadi siang.

Dan disini Agatha dkk sekarang, di sebuah kafe bernama "Sunny Day" yang memiliki destinasi yang sempurna bagi mereka yang mencari tempat untuk bersantai dan menikmati waktu.

Dengan interiornya yang cerah dan modern, kafe ini menawarkan suasana yang hangat dan nyaman. Aroma kopi segar dan roti panggang yang harum memenuhi udara, membuat pelanggan merasa betah.

Menu yang beragam, dari kopi hingga makanan ringan, disajikan dengan sentuhan kreatif dan presisi. Kafe ini juga menawarkan ruang outdoor yang asri, membuatnya menjadi tempat yang ideal untuk menikmati waktu bersama keluarga dan teman.

"Ahh capek banget gila." Seru Awan dengan menyenderkan punggungnya ke senderan kursi.

"Alay banget lo!" Ucap Jessica sambil melempar kulit kacang ke arah Awan.

"Biarin." Balas Awan.

"Gua mau pesen makanan sama minuman, lo pada mau nitip nggak? biar gua pesenin sekalian." Tanya Leo yang ingin pergi ke counter untuk memesan makanan.

"Boleh, gua mau nitip croissant satu sama orange jus." Jawab Agatha.

"Gua spaghetti carbonara aja satu, sama lemon tea." Jawab Jessica.

"Oke. Kalau lo mau nitip apa, biru?" Tanya Leo kepada temannya tersebut.

"Samain aja sama punya lo." Jawab Biru yang dibalas anggukan oleh Awan.

Setelah itu pemuda tersebut langsung pergi ke Counter untuk memesan makanan dan minuman yang diminta oleh teman-temannya tadi. Kemudian ia kembali ke meja teman-temannya berada, dan untuk pesanan mereka biar di hantar oleh pelayan. 

"Ehh itu bukannya Asher dkk ya?" Celetuk Awan saat melihat Asher dkk masuk ke dalam kafe.

"Mana??" Tanya Agatha.

"Itu!" Tunjuk Awan kearah Asher dkk yang tengah berjalan beriringan.

"Ehh iyaaa" Jawab Agatha.

"Gimana kalau kita ajak mereka gabung sama kita, disini." Ajak Leo.

"Oke" Jawab Agatha.

"Bang Will?!" Teriak Awan memanggil Willie.

_Willie pov_

Sunny Day? kata orang kafe itu indah dan ramai pengunjung, banyak peminatnya karena memiliki menu makanan dan minuman yang nikmat dan suasana yang nyaman untuk dibuat nongkrong ala anak-anak muda jaman sekarang.

Jadi kami memutuskan untuk datang ke kafe itu untuk mereview tempat tersebut apakah sebagus itu? hingga banyak peminatnya. Setibanya disana kami langsung masuk dan ternyata memang benar jika kafe itu sangat indah.

Kemudian kami memilih tempat duduk yang sekiranya nyaman untuk di tempati. Belum sampai menemukan tempat tersebut, tiba-tiba gua mendengar seseorang berteriak memanggil nama gua.

"Bang Will?!"

Dan saat gua lihat ternyata dia Awan, dia sedang duduk bersama teman-temannya dimeja paling ujung yang letaknya tidak terlalu jauh dari tempat gua berdiri sekarang.

"Itu Awan bukan?" Tanya Julian.

"Iya, dia sama teman-temannya." Jawab Killian yang juga melihat keberadaan Awan sekarang.

"Dia nyuruh kita kesana nggak sih?" Tanya gua bingung saat melihat Awan melambaikan tangannya.

"Mungkin...." Jawab Julian.

"Yaudah kita kesana sekarang." Seru Asher yang kini sudah berjalan menuju meja Awan berada.

_Pov End_

Melihat ketuanya yang sudah berjalan duluan, mereka semua pun mengikutinya dari belakang.

"Kalian ada disini juga?" Tanya Willie.

"Iya, mumpung di traktir sama Agatha." Jawab Awan.

"Oh" Jawab Willie sambil menganggukkan kepalanya tertanda jika dia paham.

"Kalian udah dapat tempat duduk belum? kalau belum gabung aja sama kita." Ajak Leo.

"Kebetulan banget, yaudah kita izin gabung yaa." Ucap Julian.

Mereka semua pun duduk bersama di satu meja, dengan posisi Julian berhadapan dengan Awan, Willie berhadapan dengan Leo, Asher berhadapan dengan Agatha, Theo berhadapan dengan Jessica dan terakhir Killian berhadapan dengan Biru. Kemudian mereka bercerita bersama hingga tidak terasa sore pun tiba.

-TBC-

FiguranTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang