HAPPY READING
.
.
.
Hari Natal adalah hari raya umat Kristen yang dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 25 Desember untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus. Hari ini merupakan hari libur dan perayaan penting di banyak negara, termasuk Indonesia.
Beberapa tradisi dan kegiatan yang umum dilakukan oleh orang-orang saat Hari Natal adalah menghiasi pohon Natal dengan lampu, dekorasi, dan hadiah, menghadiri misa atau ibadah Natal di gereja, berkumpul dengan keluarga dan teman-teman, menukar hadiah serta menyanyikan lagu-lagu Natal.
Dan kegiatan itu semua kini dilakukan oleh Anggota Butler, semuanya ikut merayakan hari Natal dengan meriah walau ada beberapa dari mereka yang tidak beragama kristen, namun toleransi membuat mereka semua merasakannya indahnya kebersamaan.
"Pak boss, ayo nobar?" Ajak Julian kepada Asher yang kini tengah merokok dengan kaki yang di silangkan diatas meja.
"Nonton apa?" Tanya Asher secara singkat dan tidak lupa menaikkan salah satu alisnya sebagai kebiasaan.
Jika tengah berbicara dengan Asher, jangan kaget jika dia akan membalasnya secara singkat yang membuat lawan bicaranya memutar otak untuk mengartikan perkataan nya. Selain itu Asher juga memiliki raut wajah yang tegas dan terkesan cuek, sampai orang-orang menyebutnya kanebo kering.
"Terserah" Sahut Theodore yang memiliki sifat sebelas duabelas dengan Asher. Walau sama namun ada sedikit perbedaan, jika Theo masih bisa tersenyum walaupun tipis berbeda dengan Asher yang tidak pernah tersenyum.
"Mau genre apa?" Tanya Killian, si cowok kutu buku kesayangan guru. Orangnya pendiam, tidak mudah berbaur dengan orang lain. Sifatnya berkebalikan dengan sang kembaran yaitu Julian, selain itu dia juga memiliki sifat dewasa yang membuat dirinya sebagai penengah saat teman-temannya bertengkar.
"Romance!!" Seru Julian dengan excited.
"No! Gua gak mau romance, bosen anjay pasti itu-itu mulu ceritanya." Sahut Willie menentang ucapan Julian.
"Terus apa?" Tanya Julian.
"Keluarga aja" Jawab Willie yang dibalas anggukan oleh mereka semua.
"Oke, mau film apa?" Tanya Killian.
"Home Alone 2: Lost in New York" Jawab Willie.
"Oke, deal kita nonton itu?" Tanya Killian memastikan.
"Deal!" Jawab mereka semua.
"Yaudah, kita keruang bioskop sekarang." Ajak Asher lalu membuang puntung rokoknya ketempat sampah.
***
Beberapa jam kemudian mereka semua keluar dari ruang bioskop dengan perasaan gembira karena ending dari "Home Alone 2: Lost in New York" yang berakhir bahagia dan menyenangkan.
Setelah melewati kesulitan dan kesendirian, Kevin McCallister yang pemeran utama akhirnya bersatu kembali dengan keluarganya. Adegan akhir yang menampilkan senyum dan pelukan hangat antara Kevin dan keluarganya sangat menyentuh hati dan membuat semuanya merasa bahagia.
"Hiks, gua terharu banget sama perjuangan sang pemeran utama agar bisa bersatu dengan keluarganya." Ucap Willie sambi menghapus air matanya.
"Lebay banget lo gitu aja nangis, kayak gua dong tegar." Sahut Julian.
"Tegar katanya, terus yang habisin tisu sekotak siapa? hantu." Tanya Willie memandang Julian sinis.
"Hehe itu mah tadi, sekarang kan enggak." Jawab Julian sambil cengengesan.
"Bacot!" Ucap Willie lalu menjitak kepala Julian, yang dibalas tatapan tajam oleh sang empu.
"Sakit bangsat!!" Umpat Julian.
"Bodo Amat" Balas Willie dengan suara yang terdengar ketus.
"Udah, jangan berantem kayak anak kecil aja kalian berdua." Tegur Killian.
"Kembaran lo nih ngeselin!" Ucap Willie.
"Lah kok gua?" Seru Julian tidak terima.
"Diam atau kalian berdua gua kunci di kandang Mochi!!" Ancam Theo yang udah muak dengan tingkah absurt kedua sahabatnya.
Kedua biang kerok tersebut yang mendengar ucapan dari bapak wakil pun seketika langsung terdiam, jangan sampai mereka masuk kedalam kandang mochi atau mereka akan mati mengenaskan dimakan singa kesayangan Asher.
"Di ancam dulu ya baru kalian berdua diam." Sahut Killian yang dibalas tawaan oleh kedua biang kerok.
"Pantai" Ucap Asher yang tidak dapat dimengerti oleh anggotanya kecuali Theo dan Killian.
"Hah pantai? yang jelas dong pak bos kalau ngomong?" Tanya Julian.
"Asher mau ngajak kita healing ke pantai, buat lihat sunset. ya kan?" Ucap Killian, lalu dia pastikan ke Asher yang dibalas anggukan oleh sang empu.
"Wah boleh banget tuh, yaudah kita gass kesana." Ajak Willie lalu mereka berlima pun langsung pergi menuju pantai yang berada di kota jakarta.
-Spesial Part End-
Maaf buat chapter ini aku buat singkat banget, soalnya kondisi aku lagi kurang enak badan dari beberapa hari yang lalu. Jadi maaf jika chapter ini banyak kekurangannya.
I'm Sorry Guys🙏🙂
Dan, Selamat Hari Natal buat kalian semua. Selamat berlibur dengan keluarga atau teman-teman. Sampai sini dulu ya obrolan kita, see you next time guyss.
Jangan lupa vote, comment and share.
Thanks youu😘
~Merry Christmas~
25 Desember 2024
KAMU SEDANG MEMBACA
Figuran
FantasyAgatha Caroline, seorang gadis cantik berusia 17 tahun yang kini tengah duduk di bangku kelas dua Sma. Agatha sendiri memiliki sifat hiperaktif. Pada suatu hari Agatha tengah membaca sebuah cerita novel berjudul My Heart, yang mana buku tersebut di...
