Ost Higher-Ava Grace
Aiden menarik Raisa ke dalam ruangan bawah tanah yang gelap dan menyeramkan. Ia mengunci pintu ruangan itu dengan kuat. Ia menatap Raisa dengan tatapan yang menakutkan. Ia merasakan sebuah kepuasan yang mendalam saat ia menyaksikan ketakutan Raisa. Ia merasakan sebuah kekuatan gelap yang menguasai dirinya. Ia tak lagi mengenali dirinya sendiri.
Raisa mencoba untuk melepaskan diri dari cengkeraman Aiden, tapi Aiden terlalu kuat. Ia merasa takut dan tak berdaya. Ia tak tahu siapa lagi yang bisa ia percaya.
Aiden menatap Raisa dengan tatapan yang mengerikan. Matanya menyala dengan kebencian, dan ia menunjukkan giginya dengan senyum yang menakutkan. Ia merasakan sebuah kekuatan gelap yang menguasai dirinya. Ia tak lagi mengenali dirinya sendiri.
Aiden: "Kau akan menyesal seumur hidupmu karena telah menolakku!"
Tiba-tiba, Aiden terhuyung mundur, menahan kepalanya yang berdenyut keras. Ia merasakan sebuah kekuatan yang kuat menyerang dirinya. Ia merasakan seolah-olah ia akan kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Ia menatap Raisa dengan tatapan yang bingung dan takut. Ia tak tahu apa yang terjadi.
Raisa: "Aiden, kau baik-baik saja?"
Aiden: "Aku... aku tak tahu. Aku merasakan sesuatu yang sangat kuat menyerang aku."
Aiden menjatuhkan diri ke lantai. Ia berpegangan pada kepalanya yang berdenyut keras. Ia merasakan sebuah ketakutan yang mendalam menyerang dirinya. Ia tak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Raisa: "Aiden, kau harus menghentikan ini! Kau harus mengatasi kekuatan gelap itu!"
Raisa berdiri di dekat Aiden, menatap Aiden dengan tatapan yang penuh keprihatinan dan harapan. Ia ingin membantu Aiden, tapi ia tak tahu bagaimana. Ia hanya berharap Aiden bisa mengatasi kekuatan gelap itu.
Aiden: "Aku... aku tak bisa menghentikannya. Kekuatan itu terlalu kuat. Aku tak lagi mengendalikan dirinya."
Aiden menutup matanya dengan erat, mencoba untuk mengatasi rasa sakit yang menyerang dirinya. Ia merasakan sebuah ketakutan yang mendalam menyerang dirinya. Ia tak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Raisa: "Aiden, kau harus kuat! Kau harus mengatasi kekuatan gelap itu! Ingat siapa kau sebenarnya! Ingat cinta kita!"
Raisa menatap Aiden dengan tatapan yang penuh keprihatinan dan harapan. Ia ingin membantu Aiden, tapi ia tak tahu bagaimana. Ia hanya berharap Aiden bisa mengatasi kekuatan gelap itu. Ia mencoba untuk mengingat semua kenangan indah mereka bersama. Ia mencoba untuk mengingat cinta mereka yang kuat.
Raisa: "Aiden, kau harus kuat! Kau harus mengatasi kekuatan gelap itu! Ingat siapa kau sebenarnya! Ingat cinta kita!"
Aiden terdiam sejenak, mencoba untuk mengingat apa yang dikatakan Raisa. Ia merasakan sebuah kekuatan yang kuat menyerang dirinya. Ia merasakan seolah-olah ia akan kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Ia mencoba untuk mengingat cinta mereka yang kuat. Ia mencoba untuk mengingat kebahagiaan yang pernah ia rasakan bersama Raisa.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Forbidden Room Mystery(End)
Short StoryRaisa sedang bersantai di kamar Anda, ketika tiba-tiba Raisa mendengar suara teriakan yang kencang. Raisa menyadari bahwa suara itu berasal dari ruang bawah tanah. Saat Raisa berjalan menuju ruangan itu, Raisa melihat ayahnya. Saat Raisa membuka pin...
