24 unfriend

339 52 20
                                        

Dughh

Gibran menendang Rasya, membuat Rasya terjatuh, kemudian Gibran mendekat kearah Irsyad

"Lo gak papa" tanya Gibran pada Irsyad

"Aman gib"

"SIAL!!!" Teriak Rasya dengan berusaha berdiri dan membersihkan bajunya, tatapan nya nyalang seperti hendak memangsa seseorang

Gibran menghalangi Rasya mendekat kearah Irsyad

"Urusan Lo dengan gua" ucap Gibran

Bugh

"Gibrann" teriak Irsyad menghampiri Gibran yang sudah berada di lantai

Rasya memukul Gibran dengan sangat kuatnya

Rasya mendekat kearah Gibran, dan mengangkat kerah baju Gibran, membuat tubuh Gibran terangkat

"LO DENGER GUA BAIK BAIK" ucap Rasya

"Mulai hari ini. Hidup Lo gak akan tenang" ucap Rasya melempar Gibran ke sembarang arah dan pergi dari kelas, Irsyad menyusul Gibran

"Sini gib gua bantu" Irsyad membantu Gibran berdiri dan membawanya ke tempat duduk Gibran

Irsyad berlari menuju UKS dan mengambil kotak p3k dan kembali lagi dengan cepat

"Agak sakit sih" ucap Irsyad mulai mengobati luka luka Gibran

"Aushh" rintih Gibran, "maap" ucap Irsyad

"Sori ya syad karena gua udah buat sepupu Lo kesal" ucap Gibran

"Gak salah Lo"

"Emang anak nya aja yang gitu" ucap Irsyad

"Yang jelas" Irsyad mulai menatap serius pada Gibran "Lo harus hati hati, karena Lo udah jadi incarannya" ucap Irsyad

Gibran mengangguk, kalau boleh jujur Gibran kecewa karena hari ini sahabat yang sudah ia tunggu tunggu malah menjadi lawannya

***

Gibran memutuskan untuk berjalan pulang, karena tadi ia tidak memakai kendaraan, tiba tiba segerombolan motor tiba dan memutari nya, Gibran hendak mencari celah namun ia tak menemukannya kali ini ia benar benar sudah di kepung

Motor motor yang tadinya mengitarinya berhenti dan tidak memberikan sedikit pun celah

Salah satu orang turun dan membuka helm nya, saat melihat orang yang berada di motor itu Gibran sedikit terkejut namun ia berusaha menyembunyikan nya

"Lo" ucap Gibran

"Kenapa? Kaget. Iya ini gua dan geng gua dan mereka lah sahabat gua" ucap Rasya dengan penekanan

"Tadi pagi Lo bilang apa" tanya Rasya dengan nada remeh

"Lo bilang Lo sahabat gua. HAHAHAHA" bukan hanya Rasya namun seluruh geng motor Rasya ikut tertawa

"Berharap banget lo jadi teman Rasya" ucap salah satu geng Rasya yang bernama boy

"Hahahahaha ngimpi kali" ucap salah seorang yang bernama gevin

"Lo liat teman teman gua itu ya seperti mereka keren keren, bukan seperti Lo" ucap Rasya mendorong Gibran

Gibran mengepal tangannya untuk menahan emosinya

"Gua jadi heran" ucap Rasya mengitari Gibran sambil berjalan "kenapa sepupu gua mau berteman dengan Lo" ucap nya berhenti di hadapan Gibran lagi "ouhh gua tau" ucapnya dengan nada meledek "pasti dia kasian dengan Lo" ucap nya

GHOST (✓ Ending)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang