Keesokan paginya, pada pukul 6 pagi mereka semua sudah berada di kereta dalam perjalanan pulang. Rendy dan Nina duduk berhadapan dengan Haekal dan Ghea.
Sedangkan Naren dan Wilona, duduk berhadapan dengan Jendra dan Kanaya. Dan kebetulan kursi mereka saling bersampingan.
Tetapi sedari tadi ada yang membuat Naren dan Wilona tak nyaman, yaitu Alodie yang secara kebetulan duduk dikursi yang berada tepat dibelakang Naren.
"Muak banget.." gumam Nina kesal.
Sedari tadi Nina berusaha menahan rasa kesalnya pada Alodie yang terus terusan mencari perhatian Naren, dan Nina juga tahu jika Wilona sama muak nya pada Alodie.
"Die." Panggil Wilona berdiri sembari menatap Alodie dibelakang.
"Kenapa, Wil?" Tanya Alodie tersenyum tanpa rasa bersalah.
"Bisa berhenti ngga? Jangan ganggu mas Naren, dia pacar aku." Ucap Wilona tegas.
Alodie memutar bola matanya malas.
"Ya ampun, Wil.. kamu cemburu? Aku cuma ajak mas Naren ngobrol lho" Alodie tersenyum sarkas.
"Iya, aku cemburu. Jadi tolong berhenti ganggu pacarku"
Wilona tak berbohong, ia memang muak juga cemburu melihat Alodie yang terus terusan merecoki pacarnya. Kemudian Alodie menatap Wilona kesal, dan kembali duduk dengan benar lalu memakai headphone untuk mendengarkan musik.
Wilona menghela nafas, kemudian kembali duduk dengan rasa kesal. Sedangan Naren diam diam mengulum senyum, menahan rasa senangnya karna diakui oleh Wilona sebagai pacar.
Yang lain juga diam diam kesal dengan tingkah Alodie, karna mereka tahu bagaimana perjuangan Naren untuk mendapatkan hati Wilona. Dan mereka tidak mau jika hubungan yang baru berjalan beberapa hari itu kandas karna orang baru seperti Alodie.
"Makasih karna udah cuekin, Alodie" ucap Wilona pada Naren.
Memang, saat Alodie terus menerus mengajak bicara, Naren sama sekali tidak menghiraukannya dan fokus membaca buku.
Naren menggenggam tangan Wilona kemudian tersenyum.
"Terimakasih juga karna kamu mengakui mas sebagai pacar kamu ya"
Nada lembut yang keluar dari mulut Naren seakan menghipnotis Wilona. Nada yang terdengar penuh ketulusan itulah yang sangat Wilona sukai dari Naren.
"Kalian yakin mau biarin dia masuk ke kos kita?" Tanya Kanaya menatap Naren dan Wilona tiba tiba.
"Sebenernya aku ngga mau, mbak" Wilona menghela nafas.
"Apa mbak bilang aja kalau kost nya udah ada yang isi?" bisik Ghea agar Alodie tak mendengar.
"Jangan! Nina punya rencana biar dia kapok" sahut Nina.
"Jangan ngusulin yang aneh aneh kamu" ucap Rendy memperingatkan.
"Tenang aja, ga akan aneh aneh kok" Nina tersenyum.
"Jadi, apa rencananya?" Tanya Haekal penasaran.
"Aku ketik di grup aja ya, kalau disini takut kedengeran sama dia" semuanya mengangguk setuju mendengar ucapan Nina.
Nina segera mengetik rencananya di grup, setelahnya ia mengirim pesan tersebut. Yang lain langsung membaca pesan tersebut, dan tampak berpikir sebentar sebelum akhirnya mengirim pesan bahwa mereka setuju.
Bukan rencana yang aneh aneh, hanya rencana yang akan membuat Alodie muak tinggal di kost kemudian pergi. Mungkin agak keterlaluan tapi mereka melakukan ini agar Alodie kapok untuk tidak lagi mendekati kekasih orang lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
KOSTAN JANUARTA
Romance00L dream x aespa Kostan Januarta, kostan yang berada di kota Bandung dan berisikan 4 orang laki laki dan 4 orang perempuan.. mereka semua selalu menghabiskan waktu bersama setiap hari setelah pulang dari kuliah, mereka semakin dekat hingga sebuah p...
