Ini adalah momen yang sangat spesial bagi Alvarez. Di ulang tahunnya yang ke-8, Istana Negara tidak hanya dihiasi dengan dekorasi sederhana tetapi penuh dengan kehangatan dan kebahagiaan. Wonwo dan Mingyu sepakat untuk merayakan ulang tahun Alvarez dengan cara yang lebih bermakna—bukan pesta mewah, tetapi perayaan yang bisa memberikan kebahagiaan bagi banyak anak lainnya.
Wonwo dengan teliti menyiapkan acara ini. Ia dan timnya mengundang anak-anak dari panti asuhan serta anak-anak dengan disabilitas untuk datang ke Istana dan merayakan bersama. Semua tamu cilik itu disambut dengan senyum ramah dari sang Ibu Negara. Wonwo ingin memastikan bahwa setiap anak yang datang merasa dihargai dan diterima dengan penuh kasih sayang.
Alvarez, yang sejak kecil sudah diajarkan nilai-nilai kebaikan dan berbagi, tampak begitu bahagia. Di ulang tahunnya kali ini, ia tak hanya mendapatkan kado tetapi juga pengalaman berharga berteman dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak lain. Ketika waktu makan tiba, Alvarez dengan sengaja memilih untuk duduk bersama teman-teman barunya. Ia tidak duduk di meja utama bersama kedua orang tuanya, melainkan berbaur dengan anak-anak lain, menyantap makanan sambil bercanda dan berbicara dengan mereka.
Mingyu, yang mengamati momen itu dari kejauhan, merasa hatinya begitu hangat. Ia menatap Wonwo yang juga tersenyum melihat sikap putra mereka. Dalam hati, Mingyu merasa sangat bersyukur memiliki anak yang tumbuh dengan penuh kasih sayang dan empati terhadap sesama. Ia lalu menggenggam tangan Wonwo dan berbisik,
"Terima kasih sudah mendidiknya dengan baik." Wonwo hanya tersenyum dan menatap suaminya penuh arti.
Setelah acara selesai, Mingyu memutuskan untuk mengabadikan momen spesial ini di media sosial. Ia mengunggah beberapa foto Alvarez yang tertawa lepas bersama teman-teman barunya. Dalam salah satu foto, tampak Alvarez sedang meniup lilin dengan senyum lebar, dikelilingi anak-anak lain yang juga ikut berbahagia.
Di caption unggahannya, Mingyu menulis:
"Selamat ulang tahun ke-8, Mas Alvarez. Hari ini, ayah melihat senyumanmu bukan hanya untuk dirimu sendiri, tetapi juga untuk banyak anak lain. Terima kasih sudah menjadi anak yang baik, yang tahu bahwa kebahagiaan lebih indah saat dibagi. Semoga kamu tumbuh menjadi seseorang yang selalu membawa kebahagiaan bagi banyak orang. Ayah dan Ibu sangat bangga padamu."
Postingan ini langsung disambut dengan berbagai komentar dari netizen. Banyak yang tersentuh dengan cara Mingyu dan Wonwo merayakan ulang tahun anak mereka.
"Selamat ulang tahun, Alvarez! Kecil-kecil sudah peduli dengan sesama, semoga jadi anak yang sukses dan membanggakan!"
"Gak nyangka, anak presiden malah memilih makan bersama anak-anak panti asuhan, bukan di meja utama. Alvarez benar-benar punya hati yang baik."
"Salut sama Pak Presiden dan Ibu Negara, mendidik anaknya dengan sangat baik. Semoga Alvarez tumbuh jadi pemimpin seperti ayahnya!"
Acara ulang tahun itu pun berakhir dengan penuh kebahagiaan. Malam harinya, sebelum tidur, Alvarez menghampiri Mingyu dan Wonwo lalu memeluk mereka erat.
"Terima kasih Ayah, terima kasih Ibu. Ini ulang tahun paling seru! Aku punya banyak teman baru, dan aku senang bisa berbagi," kata Alvarez dengan wajah penuh kebahagiaan.
Mingyu dan Wonwo saling berpandangan, lalu membalas pelukan anak mereka.
"Kami juga sangat bangga padamu, Nak. Semoga kamu selalu tumbuh menjadi anak yang baik dan penuh kasih sayang," ucap Wonwo sambil mengelus rambut putranya.
Alvarez mengangguk, lalu berlari menuju kamarnya untuk tidur dengan senyum yang masih tersungging di wajahnya.
Sementara itu, Mingyu duduk di sofa, menatap layar ponselnya yang masih memperlihatkan foto-foto dari acara tadi. Di dalam hatinya, ia merasa bersyukur atas kehadiran Alvarez dalam hidupnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
MAS WAPRES (MINWO) (END)
FanfictionMingyu yang menjabat sebagai Wakil Presiden yang sibuk atas amanat yang diberikan oleh sang kepala negara serta pilihan rakyat dalam menjaga negara ini, yang membuat dirinya sibuk dengan urusan negara yang tidak akan habis . Suatu ketika saat ia da...
