Pagi di sekolah terasa seperti biasanya, Joohyun berangkat dengan Seulgi pagi ini dan terlihat Seulgi dengan senang hati mengantarkan Joohyun sampai kelasnya pagi ini.
"Terimakasih Seul" Ucap Joohyun ketika mereka sudah sampai di kelas Joohyun, Seulgi menunjukkan senyumnya sampai matanya ikut tersenyum.
"Bukan apa-apa" Balas Seulgi lalu dirinya terlihat sibuk mengambil sesuatu di dalam tasnya untuk dia berikan pada Joohyun.
"Oh ya, ini-"
"Joohyun-ah" Ucapan Seulgi terpotong begitu juga tangannya yang hendak memberikan sesuatu pada Joohyun karena Seungwan yang baru saja datang.
"Pagi, aku ingat kamu suka rasa strawberry, jadi aku belikan untukmu sekalian tadi" Lanjut Seungwan yang kini memegang dua minuman kaleng rasa buah-buahan di tangannya dan hendak memberikan salah satunya pada Joohyun.
Joohyun tentu bingung dan dengan ragu ia hendak mengambilnya namun seketika terhenti karena Seulgi juga ikut menyodorkan sebuah minuman.
"Yah, Aku tahu kamu lebih suka yang ini kalau pagi-pagi Joohyun, jadi tak perlu menerima yang itu" Ujar Seulgi dan di akhir kalimat agak berbisik, lalu sedikit menyingkirkan tangan Seungwan yang menyodorkan minumannya pada Joohyun.
Seungwan memicingkan matanya lalu membalas menyingkirkan tangan Seulgi, membuat Seulgi menatapnya tajam.
"Mwoya, tau apa kau tentang kesukaan Joohyun huh?" Balas Seungwan yang kini juga menatap Seulgi tajam.
Merasa tertantang, Seulgi hendak membalas lagi namun sebelum itu terjadi Joohyun sudah lebih dulu menerima kedua minuman dari kedua sahabatnya itu.
"A-ani tak apa, aku menyukai keduanya kok, terimakasih nee" Ucap Joohyun canggung dengan situasi yang sedang terjadi, pada akhirnya Seungwan maupun Seulgi hanya bisa tersenyum tipis melihat itu.
-
-
-
-
-
Jam istirahat pun tiba, semua murid seperti biasa langsung berhamburan keluar kelas menuju kantin begitu juga dengan Joohyun.
Baru saja ia keluar dari tempat duduknya Seungwan lebih dulu menghampirinya dan hendak mengajaknya ke kantin bersama.
"Kajja kita ke kantin" Ajak Seungwan yang tanpa ragu menggenggam tangan Joohyun, tentu hal itu membuat Joohyun agak terkejut dan untuk kesekian kalinya jantungnya berdebar karena Seungwan.
"N-nee..." Jawab Joohyun seadanya membuat Seungwan tersenyum lalu mulai beranjak dengan tangannya yang masih setia menggenggam tangan Joohyun.
Namun baru saja keluar kelas, dirinya tanpa sengaja menabrak Seulgi yang baru saja datang entah dari mana.
"Aw!"
"Seungwan-ah, gwenchana???" Tanya Joohyun khawatir sedangkan Seulgi memutar bola matanya malas.
"Pakai matamu Son" Jengkel Seulgi sebelum akhirnya ikut menggenggam tangan Joohyun yang satunya membuat Joohyun langsung menatap Seulgi.
"Kau tidak lupa kan? Sudah janji akan makan siang denganku hari ini? " Ujar Seulgi membuat Joohyun bingung karena ia tidak ingat membuat janji seperti itu.
"Joohyun akan makan siang dengan ku" Bukannya mendapat jawaban dari Joohyun, Seulgi justru mendapat jawaban dari Seungwan.
"Aiishh, dia sudah janji dengan ku, jangan coba-coba membuatnya mengikari janjinya pada ku seperti apa yang kau lakukan dulu" Kembali membawa masa lalu membuat Seungwan menatap Seulgi tajam dan agak mendorongnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rival | WenSeulRene
Fiksi PenggemarCerita ini bermula ketika gadis bernama Joohyun harus berpisah dengan sahabatnya yang bernama Seungwan, mereka berjanji akan selalu menghubungi satu sama lain meski berbeda tempat. Namun ironis Seungwan tak menepatinya, membuat Joohyun benar-benar s...
