BISMILLAH
HAPPY READING
SELAMAT MENIKMATI
...
Ketika Kia sedang melihat-lihat isi ruwangan Faizan Kia melihat banyak buku yang ter tata rapi di rak buku deket jendela Kia berinisiatif untuk mengajak Faizan pergi ke toko buku sesudah beres dari pekerjaan nya.
"Mas?".
"Hemm".
"Mas?".
"Hemm". Jawab Faizan lagi tapi masih sibuk dengan pekerjaannya.
"Mas?". Kesel Kia sambil menatap Faizan dengan tatapan tidak sukanya.
"Kulan sayang". Jawab Faizan sambil meletakkan berkasnya lalu mendekat ke arah Kia.
"Gak suka tau kalo ngejawabnya gitu".
"Yaudah iya maaf".
"Kenapa panggil mas hmm? ". Tanya Faizan sambil memeluk pinggang Kia.
"Pulang dari kantor aku pengen beli buku".
"Yaudah ayo. Kita sekalian ke Supermarcet aja soalnya kebutuhan rumah belum beli". Mendengar ucapan Kia Faizan jadi teringat dengan barang-bsrang yang di rumah belum terisi penuh.
"Sayang?". Panggil Faizan sambil menatap wajah Kia.
"Kenap_?". Dengan tiba-tiba nya Faizan menggendong Kia untuk di bawa duduk di pangkuannya di bangku kerjanya.
Faizan pun memeluk pinggang Kia sambil menyembunyikan wajah nya di dada Kia.
"Butuh energi buat kerja dari kamu sayang". Ucap Faizan terdengar manja di telinga Kia.
'Nah mulai nih manja-manjaan nya' batin Kia sambil mengusap punggung dan kepala Faizan.
"Kalo nanti ada yang masuk gimana Mas?". Pikir kia takut ketika mereka sedang dalam posisi ini tiba-tiba saja ada karyawan masuk.
Faizan tidak menjawab lalu Faizan mengambil remot dan menekan tombol kunci setelah itu Faizan kembali dengan pisisi ternyaman nya.
"Dasar. Muka aja sangar terus pakaian pake jas tapi kalo udah manjanya kaya bayi banget". Heran Kia kepada suaminya itu.
"Bayi?". Ucap Faizan sambil menenggakkan kepalanya untuk melihat wajah Kia.
Kia membalas nya dengan anggukan.
"Yaudah yu bikin". Ajak Faizan kepada Kia.
"Jangan macem-macem deh. Ini di kantor juga" tegas Kia sambil mencubit lengan Faizan.
"Yaudah di kamar yu". Ajak Faizan lagi.
"Apa si Mas. Jangan mulai deh".
"Yaudah kalo gak mau aku mau jadi bayi kamu dulu aja". Kekeh Faizan sambil berdiri dari duduk nya lalu menggendong Kia ala koala.
"Mas turunin gak?". Pinta Kia sambil memukul bahu Faizan.
Tapi sang empu tidak menghiraukan nya Faizan terus saja melangkah untuk masuk ke dalam kamar yang tersembunyi di balik rak buku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mine (Hiatus)
Teen FictionMenguatkan Cinta dengan Bersama Melupakan Cinta karna Takdir sang pencipta. (Muhammad Faizan Zayyan Al-Gifari)
