Chapter 33

44 1 1
                                        

---

Terlihat pria yang sudah tidak lagi muda namun masih terlihat tampan nan gagah menunggu di lobby.

Mereka pun turun dari mobil dan menghampirinya.

"Dad. Im so sorry. Mobilku mati, dan mereka menolongku." katanya pada sayang ayah.

"Kamu benar-benar anak nakal. Terima kasih atas bantuannya nak." katanya seraya menatap Sheila yang berdiri tak jauh dari mereka.

"Sama-sama tuan. Lagipula jalannya juga searah jadi tidak masalah untuk kemari dahulu." jawabnya dengan sopan.

"Baik kalau begitu kami akan kembali menggunakan taksi. Sekali lagi terima kasih ya nak karena sudah mengantar anak nakal ini." katanya lagi yang membuat Renald merengut dan Sheila yang terkekeh manis.

Setelah itu Sheila kembali ke dalam mobilnya dan pergi dari bandara.

Orangtua itu menatap putranya yang termenung menatap kepergian gadis itu.

"Daddy bet you crush with her." ujarnya seraya menatap Renald dengan tatapan menyebalkan.

"Dad. You gotta be kidding me. I don't even know her number except her name and her beautiful face." jawabnya memelas.

*dukk

Pukulan sayang ia dapatkan di kepalanya dari sang ayah tercinta.

"Why did you hit me dad?!" teriaknya tak terima.

Ayahnya hanya diam dan terus berjalan menuju taksi.

Ia pun segera mengikuti ayahnya memasuki taksi.

Flashback end

Aku pun terkekeh mengingat pertemuan pertamaku dengan kekasihku.

---

---

Next---

Gending JawaWhere stories live. Discover now