Boo 👻
"Seringkali merasa diperhatikan. Namun aku salah. Selama ini aku yang memperhatikan mereka dan mereka tersenyum sebab mengetahuinya." -S
Cerita ini 'FIKSI' belaka. Mohon maaf apabila ada kesamaan tempat, nama atau situasi.
Happy Reading ⏳
Aku melihat kekasihku ini terkekeh sendiri "Hey what are you laughing at?" tanyaku padanya. "Nothing. Just happy to see you two." jawabnya seraya tersenyum lembut membuatku tersipu dan ikut tersenyum.
Setelah menikmati makanan, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan sebab waktu masih menunjukkan pukul 01.25 siang.
Sampailah kami di pusat perbelanjaan tradisional. Banyak pernak-pernik kuno nan indah dan unik. Kami mencoba berbagai camilan disana, lalu membeli beberapa barang juga pakaian untuk David.
Karena memang sudah masuk waktu Dzuhur, setelah berbelanja kami memutuskan untuk mencari mushola untuk sholat disana.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Kami menemukan toilet yang bersebelahan dengan mushola yang kami cari. Aku yang memang sedang tidak sholat, menunggu Renald dan David di depan mushola yang terdapat kursi panjang.
Saat aku sedang asik memainkan handphone, ada yang menyentuh pundakku yang ternyata seorang ibu-ibu bersama seorang anaknya.
"Maaf nak, saya mau tanya kalau ingin keluar dari pasar ini lewat mana ya?" tanya ibu itu padaku.
"Ibu tinggal lurus saja nanti ada tulisan keluar diujung sana ibu bisa langsung keluar mengikuti jalannya." jawabku mengarahkannya.
Setelah ibu itu mengucapkan terimakasih, mereka langsung jalan menuju arah yang ku sebutkan.
Namun, anak kecil itu... Terlihat begitu ketakutan. "Mungkin dia habis dimarahi ibunya." ucapku bicara sendiri.
Tidak lama Renald dan David keluar dari mushola dan memakai sepatu mereka. Aku yang memang masih memikirkan ekspresi dari anak itu termenung.
"Sayang.. Ada apa? Mengantuk?" tanya kekasihku seraya berjongkok dihadapanku. "Umm tidak juga, hanya sedikit lelah saja." ucapku seraya tersenyum.
"Vid, kamu mau membeli apa lagi?" tanyanya pada adikku. "Sudah bro. Aku sangat kenyang dan mengantuk sekarang." ucapnya seraya menguap karna mengantuk.
Kami pun terkekeh melihatnya. "Yasudah kita pulang ya." ujarnya pada kami.