---
Sheila Pov
*AAAAAA
Aku berteriak sangat kencang membuat keluarga dan kekasihku menghampiriku dengan tergesa.
"Sayang kamu tidak apa???" Ibuku bertanya seraya menyentuh wajahku agar menatapnya
Aku menatap ibuku masih dengan rasa takut dan terkejutku. Aku tidak mengatakan apapun, aku hanya menggelengkan kepalaku.
Lalu opah berusaha untuk mengalihkan perhatianku dengan menuntunku ke ruang makan dan meminta untuk semua orang juga segera duduk dan bersiap makan.
Kekasihku menggenggam tanganku dengan lembut sebelum akhirnya kami mulai menyantap makan malam dengan tenang.
---
Author Pov
Selesai makan malam, Sheila memutuskan untuk langsung masuk ke kamar setelah pamit pada semuanya.
Kenu melihat itu lalu mengalihkan pandangannya pada Renald yang terdiam, "Mas, ada yang mau sayatunjuntunjukin. Ikut saya sebentar boleh?" ucapnya pelan pada Renald.
Renald pun meng-iya kan ajakan Kenu dan mereka pamit pada yang lainnya juga.
Tersisalah Opah, Orang tua Sheila dan David.
Ayah sheila berdiri dari duduknya bermaksud untuk menghampiri putri tercintanya itu.
"Biarkan ia sendiri dulu nak." ucap Opah melarang ayah Sheila untuk menemuinya. Lalu ia menatap istri tercintanya yang menggenggam tangannya seraya menganggukkan kepala, lalu ia kembali terduduk diam.
---
---
Next---
YOU ARE READING
Gending Jawa
HororBoo 👻 "Seringkali merasa diperhatikan. Namun aku salah. Selama ini aku yang memperhatikan mereka dan mereka tersenyum sebab mengetahuinya." -S Cerita ini 'FIKSI' belaka. Mohon maaf apabila ada kesamaan tempat, nama atau situasi. Happy Reading ⏳
