68. Memulai Kembali

461 49 1
                                        

Dengan terpaksa Bumi belum bisa kembali ke pelukan Salsa untuk saat ini, karena ia harus menyelesaikan urusannya dengan kepolisian terkait kasus Anggie dan Kevin. Bumi dibutuhkan sebagai pelapor sekaligus saksi dari kasus tersebut. Rekaman kesaksian dari kejahatan yang dilakukan Anggie saat pesta malam itu pun tersebar luas di media sosial, ternyata ada teman mereka yang merekam dan menyebarkannya, hal ini membuat nama Anggie muncul di berbagai platform sebagai perempuan perusak ruman tangga orang.

Selain rasa malu yang di tanggungnya, orang tua Anggie pun tak mau mengakuinya sebagai bagian dari anggota keluarga Himawan. Sungguh definisi sudah jatuh tertimpa tangga pula. Akibat kegaduhan itu, mau tak mau Bumi harus menyelesaikan semua yang sudah ia mulai, tak tanggung-tanggung Bumi juga sudah menyebarkan bukti perselingkuhan milik orang tua Anggie dan Kevin, dengan bantuan power yang dimiliki papanya. Seperti mengembalikkan telapak tangan, Bumi benar-benar menepati janjinya untuk menghancurkan mereka berdua lengkap beserta keluarganya.

Dalam semalam, baik keluarga Anggie dan juga Kevin telah kehilangan semua yang menjadi kebanggannya. Usaha hotel milik Papa Anggie, ditutup sementara karena tidak mampu menerima serangan dari publik. Sedangkan papa Kevin yang merupakan Anggota Dewan langsung dipecat dari posisinya karena melanggar norma dan juga kode etik pemerintahan. Kesalahan yang dilakukan Anggie dan Kevin benar-benar membunuh semua keluarganya secara mental dan material.

Berita tentang kasus yang dilakukan anak pemilik hotel ternama dan juga anak Anggota Dewan itu pun ramai di perbincangkan oleh berbagai kalangan. Banyak yang marah, bahkan mengutuk Anggie dan Kevin, tak jarang juga mereka mengeluarkan kata-kata menyakitkan, ada pula yang menjadikan kasus ini sebagai pelajaran bagi masyarakat. Beberapa tagline media pun ikut membanjiri situs-situs berita onlie, contohnya seperti 'Teror pemecah rumah Tangga' hingga 'Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, Papa tukang selingkuh, anak perusak rumah tangga' dan masih banyak judul berita lainnya yang mungkin cocok untuk dijadikan judul FTV.

Di hadapan polisi, Bumi ditemani pengacaranya memberikan banyak bukti dan kesaksian, yang akan memberatkan hukuman Anggie dan Kevin. Nama baik mereka benar-benar hancur sekarang, bahkan mereka akan malu jika mengetahui pemberitaan diluar sana yang hampir seluruhnya ikut menghakimi keduanya. Namun Bumi tidak se-pemaaf itu pada pelaku yang sudah merusak ketenangan rumah tangganya. Bagi Bumi itu sepadan dengan apa yang dirasakan Salsa karena ulah mereka berdua. Bumi melakukan usaha terbaiknya untuk mendapatkan hasil ini.

"Mas, udah tepatin janji dek, tunggu mas pulang yaa" Batin Bumi lega.

Disisi lain dukungan moral dan mental justru diterima secara langsung oleh Salsa, akun medsosnya dibanjiri doa-doa terbaik untuk rumah tangganya. Para sahabat, tetangga dan juga teman-temannya bergantian datang ke rumahnya untuk memberikan support pada Salsa. Sungguh Bumi sudah melakukan yang terbaik untuk istrinya itu. Secara tidak langsung apa yang dilakukan Bumi, dalam menghukum pelaku teror ini, pelan-pelan bisa mengembalikan kepercayaan diri Salsa, bahwa Salsa sangat layak untuk dicintai.

Sayangnya, semuanya terasa belum lengkap bagi Salsa tanpa kehadiran Bumi di sampingnya. Namun ia berusaha mengerti tentang kesibukan suaminya itu, lagipula semua yang dilakukan Bumi hanya untuk dirinya. Walaupun rasa rindunya benar-benar sudah memuncak pada laki-laki yang sudah mengambil seluruh hati dan cintanya selama ini.

Kabar baik lainnya adalah kondisi Salsa yang sudah berangsur membaik, dokter juga mengatakan bahwa pemulihannya lebih cepat dari yang seharusnya. Mungkin karena keinganan kuat dalam diri Salsa, yang membuatnya bisa kembali seperti semula. Bahkan hari ini Salsa sudah bisa bermain di luar bersama Quin, walaupun dengan pantauan dari Bundanya.

Salsa tau, penyakit pasca trauma yang dideritanya memang tidak benar-benar bisa sembuh. Jika ada yang mentriggernya dengan kejadian masa lalu, dipastikan trauma itu bisa kembali sewaktu-waktu. Namun dengan bantuan terapi pengendalian diri, hal itu bisa di cegah dengan mengurangi intensitasnya, Jadi sebisa mungkin Salsa harus belajar mengendalikan dirinya dengan baik. Dukungan emosional yang diterimanya benar-benar berperan penting dalam membantunya pulih kali ini. Salsa berjanji akan lebih bahagia dari sebelumnya, bukan hanya untuk dirinya tetapi juga untuk orang-orang yang menyayanginya. Karena perasaan bahagia itulah yang dibutuhkan untuk menjaga kondisinya tetap stabil.

RENJANA BUMI (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang