80. Happily Ever After

942 52 13
                                        

Two years later..

"Oeeekkkk..."

"Oeeekkkk..."

Suara tangis dari bayi laki-laki yang baru lahir itu memenuhi seluruh sudut ruangan. Air mata kebahagiaan mengiringi kehadiran pertamanya di dunia. Qaaid Kevern Narendra merupakan anak kedua Salsa dan Bumi.

Bayi tampan itu lahir saat malam pergantian tahun 2027, bukan hanya menyambut tahun baru, namun Salsa dan Bumi juga menyambut pelita hati baru yang akan mewarnai kehidupan keluarga mereka.

Flasback on

Sembilan bulan lalu Salsa dinyatakan positif hamil saat usia Quin menginjak angka empat tahun. Awalnya Salsa tak menyangka kehamilan keduanya akan secepat ini, namun ia tetap bersyukur telah dikaruniai anak kedua dari buah hati mereka. Untungnya selama hamil anak kedua ini, Salsa merasa jauh lebih mudah dibandingkan kehamilan pertamanya. Ia bahkan bisa tetap bekerja dan mengurus Quin, walaupun demikian ia tetap fokus mengutamakan kesehatan calon bayinya.

Quin juga sudah mempersiapkan diri menjadi kakak yang baik untuk adiknya. Ia sudah bisa makan dan mandi sendiri, bahkan sudah belajar untuk tidur sendiri. Salsa tidak pernah memaksanya, namun gadis kecil itu begitu pengertian dan bersikap dewasa. Saat mengetahui adiknya itu laki-laki, kebahagiian Quin langsung bertambah. Menurut Quin jika ia mendapat adik laki-laki, artinya bisa untuk menemani Babanya. Karena tak mungkin Babanya bermain bola bersama Quin, maka ia menginginkan adik laki-laki untuk itu.

Berbeda dengan Bumi, ia menjadi super protektif saat tahu Salsa hamil anak kedua. Mungkin Bumi hanya tak mau Salsa kesulitan, jadi setiap hari Bumi harus memastikan Salsa sampai tempat kerjanya dengan selamat, maka Bumi berubah menjadi supir siap antar untuk Salsa. Bumi juga membatasi waktu kerja Salsa hanya 4 jam sehari. Selain itu Bumi juga tak mengizinkan Salsa untuk mengurus rumah. Hal itu dilakukannya untuk menjaga Salsa dan bayi dalam kandungannya tetap aman dan sehat.

Flasback off

Kebahagiaan Salsa terasa lengkap saat bayi tampan itu berada di pelukannya. Matanya bulat, alisnya panjang mirip seperti milik Salsa,  kulitnya putih bersih seperti susu, hidungnya mancung, dan bibirnya mungil mirip sekali dengan Bumi. Salsa dan Bumi sudah menyiapkan nama untuknya, 'Qaaid Kevern Narendra' Yang berarti pemimpin yang berparas tampan, tak lupa nama belakang Narendra yang merupakan nama kebesaran milik Bumi.

"Assalamualaikum Qaaid anaknya Bubu, selamat datang ke dunia" Bisik Salsa pelan lalu menciumnya, suara itu akan menjadi ingatan pertamanya

"Masya Allah jagoan Baba, ganteng sekali, sehat-sehat ya nak" Bumi mencium kening Qaaid dengan lembut

"Haloo adik, ini kakak Quin, kita nanti akan jadi kakak adik yang hebat, jadi kamu halus cepet besal yaa" Quin gemas melihat adik nya yang masih sangat kecil itu

"Haii kakak cantik, nanti kita main bareng yaa" Salsa menjawab perkataan Quin mewakili bayi kecil yang baru lahir itu

"Quin boleh cium adek kecil?" Tanyanya pada Salsa

"Boleh sayang, tapi pelan pelan yaa"

Quin mengangguk lalu mencium Qaaid dengan hati-hati.

Quin dan Qaaid benar-benar menjadi pelengkap kebahagiaan Salsa dan Bumi. Setelah banyaknya badai kehidupan yang mereka lewati dan alami. Semuanya terasa hanya angin lalu, kini hanya ada masa depan yang menanti mereka dengan penuh harapan.

Qaaid Kevern Narendra

Qaaid Kevern Narendra

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
RENJANA BUMI (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang