vote dong biar aku seneng
.
.
.
Typo tolong tandai
.
.
.
.
"Sekolah."
"Tapi kamu baru kemarin kembali dari rumah sakit."
"Sekolah."
Pagi ini Samuel sudah siap dengan seragam sekolahnya. Entah apa yang merasukinya, hingga ia memaksa untuk pergi sekolah.
Bahkan semua orang berada di sana untuk membujuk Samuel. Terkecuali Lino yang berhasil di kurung oleh Arthur, dan Rex yang belum kembali.
Rain pusing melihat adiknya yang keras kepala ini. Mengapa sang adik harus sangat mirip dengan mereka yang notabene nya sangat keras kepala. "Menurut lah, El."
Tidak kehabisan akal, Samuel terduduk di lantai dan memeluk kaki seorang bodyguard yang berjaga di pintu utama. "Sekolah."
Bodyguard itu pun langsung mencoba untuk melepaskan diri dari tuan mudanya ini. "Tuan muda, tidak seharusnya anda seperti ini." Ucapnya panik.
"Sekolah!" Suara itu naik satu oktaf.
Gilbert dan Monica sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Namun, tidak mungkin mereka membiarkan Samuel pergi bersekolah secepat ini.
"Maaf, tapi Daddy tidak mengizinkan." Ucap Gilbert dengan tegas.
"El, ayo ganti pakaian." Ajak Arthur.
Namun bukan Samuel namanya jika ia tidak keras kepala. Memang ia melepaskan kaki bodyguard itu, namun kini mangsanya berubah.
Rex, pria itu baru saja tiba dengan pakaian formalnya. Dan dia adalah mangsa Samuel.
Dalam sekejap remaja itu melompat ke gendongan Rex. Walaupun terkejut, pria itu mampu menahan bobot tubuh Samuel.
"Tuan muda?"
"Bawa aku pergi, Rex." Suara yang terdengar lirih itu, membuat mereka semua terdiam.
"Tuan muda-"
"Ayo, Rex. Aku marah dengan mereka." Ucapnya lagi.
Rex menatap kearah Gilbert dan Monica, dia harus meminta izin untuk membawa Samuel sebentar. Setidaknya ke apartemennya
Monica yang mengerti, segera mengambil keputusan. "Bawalah dia sebentar."
"Tapi sayang, El masih belum sembuh total." Ucap Gilbert melarang.
Monica tersenyum lembut, "jika bersama Rex, maka aku percaya." Ucapnya.
Gilbert sebenarnya merasa tak enak dengan Rex. Seharusnya hari ini sampai besok adalah hari libur bagi pria itu. Namun, bungsunya memaksa ingin bersama dengan Rex.
Gilbert hanya bisa pasrah, "Maaf mengganggu waktu mu, Rex."
Itu artinya, dia memberi izin Samuel bersama pria itu. Tidak masalah jika itu bersama Rex, Gilbert percaya dengan nya.
"Tunggu sebentar, Rex." Setelah mengucapkan itu, Monica langsung pergi menuju lift. Entah apa yang akan dilakukan oleh wanita itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Takdirku Berubah (Sudah Terbit)
Actionfollow akun bila berminat🥰🥰 Publish: 3 Juli 2024 End: 21 Juni 2025 Samuel Morgan seorang dokter berusia 29 tahun meninggal karena mendonorkan jantung dan ginjalnya untuk kedua saudaranya. Ia berharap pulang ke pangkuan Tuhan. Namun bukannya pergi...
