dua tiga

538 25 1
                                        

Cklek Askal membuka pintu rumah dengan pelan-pelan agar tidak ketahuan oleh Ega. Sungguh dirinya masih tidak habis pikir apa yang telah dia lakukan tadi dan Askal berharap Ega tidak berada di rumah.

Askal berjalan mengendap-endap sembari melihat sekeliling tapi tak disangka ia mendengar suara yang sangat ia kenali.

"Kau, pulang?" Askal mematung berdiri tegap ke arah sumber suara.

"Y-ya, a-aku pul ang hehe, yeaa pulang hehe. Jadi aku ke kamar dulu byee," Askal langsung kabur menuju kamar dengan secepat kilat. Ega hanya memandangi punggung Askal yang menjauh.

"Apakah aku benar benar jatuh cinta? But how? I still can't think about this!" Batin Ega.

Didalam kamar Askal yang tengah berguling-guling diatas kasur merasa sungguh malu sekali. Dia tengah uring-uringan dengan wajah memerah. Dia membayangkan bagaimana dia bisa tenang tidur berdua dikamar ini. Ya, berdua!! Karena apartemen ini hanya memiliki satu kamar dengan dua kamar mandi. Apakah dirinya harus tidur di sofa ruang tv? Ataukah dirinya harus tidur seperti biasanya berdua dengan Ega? Ah entahlah Askal lebih memilih memejamkan matanya sejenak untuk menghilangkan rasa gundahnya itu. Namun tak disangka bahwa dirinya malah tertidur.

*****

Ega membuka pintu kamarnya dengan perlahan. Dilihatnya sesosok pria mungil yang tengah tertidur lelap dengan posisi tidak karuan. Tangan telentang dan kaki sebelah turun ke lantai sedangkan kaki satunya berada di kasur. Ega yang melihat itu hanya bisa tersenyum kecil. Ega lalu berjalan menuju ranjang tersebut untuk membenarkan posisi tidur Askal yang entah seperti apa ini. Dan Askal pun tidak terganggu sama sekali malah dirinya semakin lelap. Ega memandangi wajah Askal cukup lama. Semakin maju dan maju wajahnya kini wajahnya tepat didepan wajah Askal hanya selisih 5 Senti saja.

"Tunggu, apa yang aku lakukan?" Dengan cepat Ega bangkit dan menuju kamar mandi.

Mendengar suara shower dari dalam kamar mandi mengusik tidurnya, Askal bangun dan melirik jam. Pantas saja dirinya merasa tubuhnya tidak nyaman dia baru ingat bahwa dia belum mandi. Askal masih mengumpulkan nyawanya. Dirinya terduduk melamun dikasur. Disaat Ega keluar dari kamar mandi dirinya sedikit terkejut bahwa Askal telah bangun dari tidurnya. "Dia tidak mendengarnya kan?" Batin Ega. Dengan sedikit canggung Ega menuju lemari pakaian untuk mencari pakaian apa yang akan dia kenakan. Sedangkan Askal ternyata dirinya sedikit melirik ke arah Ega. Askal sedikit melotot melihat tubuh Ega yang menggugah selera. Bagaimana tidak Ega hanya menggunakan bathrobe dengan dada yang sedikit terekspos. Askal sedikit iri dengan bentuk tubuh Ega. Memang sih dia selalu iri dengan tubuh Ega yang berbanding terbalik dengannya.

"Bagaimana kau bisa memiliki tubuh yang indah," celetukan Askal membuat Ega sedikit terlonjak. Ega menengok ke arah Askal sekilas dan menjawab,

"Dengan olahraga."

"Aku juga olahraga tapi tubuhku tidak bisa sepertimu!"

"Berarti kau kurang."

"Kurang apa?"

"Kurang iman." Askal sedikit terkejut dengan jawaban Ega. Bagaimana tidak menurut Askal Ega ini sedang bercanda atau sarkas terhadap dirinya. Tapi jika bercanda wajahnya terlihat menghina dirinya namun jika sarkas ya itu mungkin saja.

"Kau sedang menghinaku?" Ega menoleh

"Tidak."

"Lalu?"

"Aku hanya memberikan fakta!" Setelah cukup lama Ega berdiam diri didepan lemari dirinya kembali lagi menuju kamar mandi untuk berganti pakaian. Dan Askal yang masih terduduk itu semakin kesal terhadap sikap Ega yang kian hari kian membuat dirinya selalu emosi. Padahal dulu Ega sangat susah sekali untuk dia ajak bicara apalagi bercanda tapi sekarang? Lihatlah Ega kini dirinya sudah sangat berbeda dengan dulu.










Wait for the next chapter, okay? my luv semua(⁠ʃ⁠ƪ⁠^⁠3⁠^⁠)

aku kembali lagi setelah sekian lama tidak on Wattpad. Emm kemungkinan ini akan selesai bulan ini setelah itu aku mau lanjutin cerita yang lain mwehehe. Iya si aku baru ada lagi setelah kapan ya terakhir kali aku buat cerita ini kayaknya udah lama banget ya?? Hehe maaf ya itu karena dulu aku sibuk kerja sama abis diputusin pacar pas lagi kerja jadinya aku harus Hiatus tapi skrng aku udah balik lagi dan aku skrng punya pacar baru gaiss hehee🤏

Terima kasih atas support kalian semua cintahh🫶

What Is ThisTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang