Hai guys!
Happy reading ya!
20
¤¤
Louisa menyadarkan tubuhnya pada sofa. Gadis itu menatap lurus layar televisi di depan dengan satu piring besar berisikan nasi goreng seafood keinginannya.
"Sialan, kenapa gak di kasih tau sama orang tuanya?"
"Bodoh, kenapa gak lihat dari awal biar tau siapa pelakunya."
"Kenapa semua orang jadi salahin dia?!"
Mulutnya terus berbicara dengan nafas memburu. Emosinya ikut terpancing menonton sebuah drama yang menurutnya benar-benar menguras emosi.
Gadis itu mengerjap pelan saat sesuatu yang dingin menyentuh kulit pipinya. Gadis itu mendongak, menatap Lucane yang yang sudah berdiri dengan satu mug coklat panas.
"Makasih." Ucapnya ingin mengambil coklat panas itu.
Lucane menaikkan alisnya sebelah lalu menarik kembali mug itu. "Punya gue." Ucapnya.
Louisa mendengus kecil kembali menatap layar televisi. "Gak usah deket-deket lo." Kesalnya saat Lucane duduk di samping.
"Mau?" Tawarnya.
"Gak."
Lucane terkekeh kecil. Lelaki itu menaruh mug berisi coklat panas di atas meja. Menyadarkan tubuhnya ke sofa di samping Louisa.
"Habisin dulu makannya, baru minum coklat."
Louisa bergumam kecil. Gadis itu menyuapkan kembali nasi goreng miliknya ke dalam mulut. Mengunyah pelan sembari menonton.
"Besok, gue ada pertemuan kolega bisnis."
"Hm."
"Doang?"
Lucane menggerakkan kepalanya ke samping. "Terus?"
Louisa mengangguk pelan. "Kata Kakek Dami, lo ikut dia buat dinas ke luar kota?"
"Dia bilang?"
"Kemarin Kakek gue kasih tau." Ucapnya. "Besok gue berangkat sama Leo."
Kepala itu langsung terkunci. Lucane menatap Louisa dengan dalam. "Kenapa harus sama dia?"
"Ada satu hal yang harus di urus. Kakek minta gue pergi sama dia."
"Gue anter."
"No." Tolaknya. "Lo pergi pagi pagi. Gue gak mau ganggu waktu lo. Selain itu, gue pergi sama dia karena emang ada hal mendesak."
"Apa?"
"Nanti lo tau."
"Isa?"
Louisa mengelus kepala lelaki itu pelan dan tersenyum. "Gue bener-bener terdesak Luca. Gak ada hal lain." Ucapnya meyakinkan. "Lo juga banyak kerjaan yang harus di urus."
KAMU SEDANG MEMBACA
LUCANE
Teen FictionLucane D'Vulcan, salah satu cucu dari pengusaha dengan nama besar Damian D'Vulcan sangatlah di junjung tinggi oleh orang lain. Bahkan, siapapun merasa segan dengan lelaki berdarah campuran Amerika itu. Kecuali Louisa Billard, seseorang yang baru sa...
