info

22 5 0
                                        

Hai, maaf ya aku gak update update selain sibuk aku baru aja Melawati masa berkabung. Hari ini masuk hari ke 3 ayah aku berpulang, untuk teman-teman pembaca Jagawana house aku minta doa nya ya untuk mendiang ayah ku.

Senantiasa di lapangkan kuburnya, aamin. Mungkin aku akan vakum sampai lebaran setelah nya aku akan berusaha untuk tetap menyelesaikan tulisan aku, karena kata abba aku apa yang aku mulai harus aku selesaikan.

Teman-teman online ku yang belum pernah aku temui, semoga kalian sehat selalu ya, semangat puasanya. Maaf ya aku suka bikin kalian nunggu, tapi untuk kali ini aku benar-benar minta maaf blm bisa update 🙏🏻 rasanya semua masih seperti mimpi, dan mungkin aku masih harus banyak mengurus hal-hal yang berkaitan dgn meninggal nya ayah ku, seperti dokumen kematian dan lainnya, aku juga harus bantu mama, soalnya di rumah hanya ada aku dan mama sekarang.

Kakak-kakak dan adik ku juga harus kembali secara terpaksa ke perantauan masing-masing. Bukan karena gak sayang sama mama atau abba ku tapi karena mereka tau ada kewajiban yang harus di penuhi.

Mungkin setelah kewarasan ku yang berhamburan sudah terkumpul secara penuh aku akan kembali dengan hati yang sudah lapang, tolong doakan aku ya. Agar aku selalu lapang dan ikhlas, susah sekalian rasanya tapi aku harus kan?

Masih ada mama yang harus aku kuatkan, gpp mama boleh rapuh karena aku yang akan jaga mama, tapi aku gak boleh rapuh karena saat ini cuma ada aku yg bisa mama andalkan. Hahaha terima kasih ya atas perhatian kalian untuk sekedar membaca cuitan ini, maaf karena ini bukan update an cerita Sena dan teman-teman nya.

Salam dari aku
-Jie














*5.03.26*
Terbaring di pangkuan Allah
My beloved father

Draft
7.03.26
16:30 wib

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 07 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

POLARISTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang