" perempuan haram jadah ! Siapa kau ? Berani-beraninya menginjakan kaki diatas kepala panglimaku ?!" teriak raja wiku keras.
Perempuan muda, yang menginjakan kaki diatas kepala ugra sena itu tersenyum sinis. Bukannya menjawab pertanyaan dari raja wiku, dia malah memutarkan kepalanya kearah jaka utara.
Jaka utara demi melihat siapa gerangan perempuan ini segera menekuk lututnya dan merunduk, " dewi," ujarnya.
" jaka utara, aku sudah menunggu cukup lama. Tapi hanya kepala ini saja yang baru berhasil kau putuskan?" ucap perempuan itu lantang.
Raja wiku yang merasa diremehkan karena ia yang bertanya lebih dahulu tapi lain pula yang perempuan ini ucapkan. Raja wiku kembali membentak.
"Perempuan laknat! Lekas kau jawab pertanyaanku. Atau kau ingin ku potong-potong saat ini juga !?"
" bangsat tua! Jangan kau berani berkata lancang kepada pimpinanku !" teriak bahala yang berlari kencang dari arah belakang dan langsung melemparkan 2 tombak yang baru saja ia rampas dari prajurit yang ia lalui tadi.
"Wut ! Wut !"
Raja wiku yang merasakan serangan tadi segera berbalik badan dan membalas, dengan memukulkan kedua tinjunya dengan jurus banjir bandang.
2 tombak itu tenggelam kedalam 2 pukulan yang dilepaskan oleh raja wiku. Dan dengan menghentakan kakinya guna menambah tenaga dalamnya, raja wiku melipatgandakan kekuatan pukulan banjir bandang-nya.
" Blarrr !! Brakk !"
Tombak yang dilepaskan oleh bahala hancur berkeping-keping terkena serangan raja wiku. Dan pukulan banjir bandang itu terus melesat kearah bahala dan menghantam telak tubuhnya.
Tubuh bahala langsung terhempas ketanah dengan perut jebol. Kepala pasukan dari kerajaan bhumi ini tewas ditempat.
Raja wiku kembali bergerak kearah perempuan muda itu. Kembali ia berkata, " lihatlah kematian dari orang itu. Kaupun akan merasakan hal yang sama pabila kau tidak lekas menyingkir dari hadapanku."
Melihat kematian bahala, jaka utara hendak menyerang raja wiku. Akan tetapi ia tetap menahan diri karena ia menunggu perintah dari perempuan dihadapanya.
" hahahaha.....", perempuan itu tertawa keras. " wiku, kau boleh sombong akan kemampuanmu. Akan tetapi apa cuma sebatas itu tingkat kehebatanmu. Membunuh kroco-kroco pemujaku."
" apa kau bilang ? Cepat sebutkan namamu ! Biar aku bisa membuatkan papan nisan dibangkaimu."
" ketahuilah, aku adalah pimpinan dari pasukan kerajaan bhumi yang menyerang kerajaanmu. Aku adalah salah 1 dari 7 pilar kerajaan bhumi, aku adalah dewi kumalasakti."
" apa ?!" kejut raja wiku. Ia memang tahu kalau pemimpin pasukan kerajaan bhumi yang menyerang kerajaannya adalah salah satu dari ke-7 pilar kerajaan bhumi. Tapi ia tidak tahu bila perempuan muda inilah orangnya.
" apa kau terkejut, wiku ? Tanya perempuan muda ini yang tak lain adalah dewi kumalasakti.
" jadi kau perempuan bangsat itu yang bernama kumalasakti. Sekarang aku tak akan segan-segan untuk membunuhmu saat ini juga. Lihat serangan!" maka raja wiku kini mulai menyerang dewi kumalasakti dengan cepat.
Kedua orang ini bertarung dengan kecepatan yang hebat. Serangan-serangan dari raja wiku tercurah laksana hujan. Sambung menyambung tiada henti. Inilah kesaktian dari ilmu banjir bandang miliknya. Selain bisa digunakan untuk sebuah pukulan jarak jauh. Ilmu ini juga bisa digunakan untuk pertarungan jarak dekat.
Akan tetapi, yang dihadapi oleh raja wiku jumena saat ini adalah dewi kumalasakti. Salah satu diantara 7 pilar kekuatan kerajaan bhumi. Meski berusia muda, dewi kumalasakti memiliki kesaktian pilih tanding.
" aku tawarkan kau pengampunan dariku, wiku. Bergabunglah dengan kerajaan bhumi. Maka aku pastikan kesalamatan untuk kerajaanmu juga rakyatmu." ujar dewi kumalasakti mencoba memberikan penawaran.
" lebih baik mati dari pada aku harus tunduk kepada kerajaan lalim pimpinan rajamu itu !" teriak raja wiku.
" dasar raja tolol. Dikasih hati malah minta jantung." maka kini dewi kumalasakti mulai balas menyerang.
Raja wiku sendiri seakan baru tersadar. Sedari tadi ia menyerang, dewi kumalasakti hanya menghindari serangannya. Tapi kini dewi kumalasakti mulai menyerang.
Tubuh dewi kumalasakti tiba-tiba seolah menghilang dari pandangan raja wiku. Disaat raja wiku mencoba mencari kesegala arah, tiba-tiba lehernya kena cengkraman dari arah belakang.
Raja wiku hendak melepaskan cekalan dari lehernya. Tapi ia terkejut. Entah mengapa ia tidak sanggup menggerakan tubuhnya. Jangankan hendak menggerakan tubuh, ujung jari tangannya juga ia tidak sanggup menggerakannya.
" ada apa dengan tubuhku," ujar raja wiku. " apa yang perempuan ini lakukan. Aku yakin baru sekali ini tubuhku bersentuhan dengannya. Tapi..."
" apa kau terkejut wiku ?" tanya dewi kumalasakti. " kau terkejut kenapa tubuhmu tiba-tiba saja tak mampu bergerak ?"
" sial, bagaimana permpuan ini tahu apa yang aku pikirkan." ucap raja wiku dalam hati.
" biar kuberitahu. Meski aku hanya mencengkram lehermu, tapi itu cukup untuk ilmu pelumpuh syaraf masuk kedalam setiap syaraf ditubuhmu. Yang mengakibatkan kelumpuhan total. Sekarang kau tidak akan aku bunuh, tapi kau akan aku jadikan budakku." kata dewi kumalasakti.
" sampai matipun aku tidak akan menjadi budakmu !" teriak raja wiku.
" hahaha...wiku, kau tidak tahu kesaktian ilmu pelumpuh syaraf. Sekali ilmu ini merasuki tubuhmu itu akan menjalar sampai masuk kedalam jaringan otakmu. Maka otakmu akan lumpuh dan kau hanya akan menuruti apa kataku." kata dewi kumalasakti.
" sialan !" maki raja wiku.
Dewi kumalasakti hanya tertawa. Ia lalu menyuruh jaka utara agar membawa tubuh raja wiku untuk dibawa.
Maka, pertempuran antara kerajaan selatan melawan kerajaan bhumi selesai dengan kemenangan kerajaan bhumi.
Dewi kumalasakti sebagai pimpinana pasukan penyerangan segera memerintahkan pasukannya agar kembali kekerajaan bhumi diwilayah tengah jawadwipa. Ia meninggalkan beberapa orang kepercayaannya untuk mengurus sisa-sisa kerajaan selatan. Kini, kerajaan selatan berada dibawah kekuasaan dari kerajaan bhumi.
***
#maaf kalau update ceritanya lama. Udh seminggu ini kurang enak badan. Minta dukungannya y ?
Oya, cerita tentang terbentuknya pulau jawa ini hanya karangan belaka y bukan kisah nyata.
KAMU SEDANG MEMBACA
Babad jawadwipa
Fantasykisah proses terjadinya pulau jawa yang terbentuk karena pertempuran diantara 2 kerajaan besar pada zaman itu. yakni kerajaan langit dan kerajaan bhumi
