"Aneh," ucap Bayu perlahan, "tadi aku mendengar sebuah suara langkah kaki mendekat. Tapi, tidak ada seorangpun yang datang."
Tiba-tiba, perasaan aneh menyergap. Dan dengan cepat, Bayu segera melompat kesamping. Lalu dari sana ia mengebutkan jubah lengan kanannya, maka keluarlah Sambaran angin setajam pedang dari kebutan itu menyerang seseorang yang tadi hendak mendekatinya.
Sosok aneh yang tadi hendak mendekati Bayu agak terkejut. Tapi ia juga tak kalah cepatnya bergerak menghindari serangan itu.
Tubuhnya meliuk bagaikan tak bertulang. Dan tiba-tiba langsung membal kelangit-langit ruangan dan berdiri terbalik disana !
Bayu menatap tajam sosok menggantung diatasnya. Sosok itu mengenakan jubah hitam panjang yang bahkan sampai menyamarkan wajahnya.
"Siapa kau ?!" tanya Bayu keras.
Sosok hitam itu kemudian melayang turun. Lalu dari balik jubah itu terdengar suara menjawab.
"Aku diutus oleh dewa langit penguasa petir untuk membantu menangkap seorang musuh."
Bayu tampak tertegun. Namun dengan cepat ia kembali bertanya, "apa hubungan mu dengan Dewa langit penguasa petir?"
"Aku adalah seorang sahabatnya. Dan juga bawahannya."
"Tunjukan buktinya ?!"
"Cakrabuana. Nama asli dari dewa langit penguasa petir." jawab sosok itu.
Kini Bayu lega. Nama asli dari sahabatnya itu hanya ia sendiri yang tahu. Segera Bayu mendekati sosok itu.
"Maafkan aku. Tadi aku hanya bergerak secara alami jika ada sesuatu yang mendekat dan kurasa berbahaya."
Sosok hitam itu tampak seperti mengangguk.
"Oya, ngomong-ngomong siapa kau ?" Tanya Bayu kemudian.
"Aku hanyalah sahabat dari sahabatmu. Aku diminta untuk membantunya menangkap seorang musuh yang berbahaya. Aku adalah kesatria inti roh."
"Kesatria inti roh." ulang Bayu mengucapkan nama itu. Ia lalu memandang sosok hitam yang mengaku bernama kesatria inti roh dan sahabat dari cakrabuana.
"Aku seperti pernah mendengar tentang nama itu, kesatria inti roh." Kata Bayu dalam hati.
"Aku tahu kau curiga kepadaku. Tapi itu terserah akan keputusanmu. Aku disini karena sahabatmu itu yang memintaku. Jadi, bila kau meragukan akan diriku, maka aku akan segera pergi dari tempat ini." ujar kesatria inti roh yang melihat Bayu tampak meragukannya.
Mendengar perkataan itu, dengan cepat Bayu mencegahnya.
"Jangan. Aku percaya bahwa kau adalah bagian dari kami. Menegakan keadilan."
Kesatria inti roh terdiam.
Keadaan menjadi hening. Dan seperti mendengar sesuatu, kedua orang ini saling pandang. Dan mengangguk.
Kesatria inti roh segera merapal ajiannya. Dan dalam sekejap, tubuhnya berubah menjadi bayang-bayang dan menghilang.
Tak selang beberapa waktu kemudian, dua orang yang telah ditunggu oleh Bayu datang.
Ia melihat dengan jelas kedatangan dari cakrabuana alias dewa langit penguasa petir dan juga Sanghyang dewa agung !
Hatinya mendadak terasa diselimuti oleh pelbagai macam perasaan.
Benarkah bahwa orang itu bukanlah sosok junjungannya ? Sanghyang dewa agung?
Tapi kemudian, Bayu telah membulatkan tekadnya untuk membantu menangkap sipenipu. Sangat kurang ajar sekali orang itu. Berani-beraninya ia menyamar menjadi orang yang sangat ia hormati.
KAMU SEDANG MEMBACA
Babad jawadwipa
Fantasykisah proses terjadinya pulau jawa yang terbentuk karena pertempuran diantara 2 kerajaan besar pada zaman itu. yakni kerajaan langit dan kerajaan bhumi
