sangkhala Brahma diam tak menjawab pertanyaan yang diajukan oleh sahabatnya. Sebab, apa yang terjadi di depan matanya juga adalah sesuatu yang baru kali ini ia lihat.
Seperti sangkhala Brahma, pun begitu keadaan yang dialami oleh ratu ayu mahasakti.
Dengan tatapan tiga pasang mata didalam ruangan itu, sinuhun akhirat yang baru saja menelan batu putih yang merupakan inti dari semua kesaktian milik raja roh tampak terbungkus kabut yang menyelimuti seluruh tubuhnya.
Didalam kabut yang menyelimuti tubuh sinuhun akhirat, terjadi seperti ledakan-ledakan kecil disertai semburat merah disana.
"A..apa.. apakah yang terjadi pada sinuhun akhirat sekarang ini?" Kembali sangkhala wisesa bertanya. Namun kembali pertanyaan ini tidak ada yang bisa menjawab.
Mereka semua menunggu dengan perasaan yang sama, gelisah.
Tapi rasa gelisah itu berlangsung tidak lama. Kabut tebal yang menutupi seluruh tubuh sinuhun akhirat kini mulai pudar. Dan seperti ada sebuah dorongan dari dalam, kabut itu tiba-tiba buyar seketika.
Diiringi dengan pandangan penuh takjub oleh ketiga bawahannya, sosok baru sinuhun akhirat kini terlihat jelas.
Sosok itu kini berukuran hampir setinggi 5 meter. Sayap berwarna merah terdapat pada punggungnya. Dada bidangnya kini tertutup oleh bulu-bulu halus berwarna merah pula. Kelima jarinya kini menjadi cakar yang tajam. Tatapan matanya sangat tajam dan membuat siapapun tunduk. Sang Garuda!
Kini tubuh sinuhun akhirat telah berubah menjadi sang Garuda berwarna merah dan garang.
"Luar biasa." Desis sangkhala Brahma takjub.
"Sang Garuda telah muncul. Pertanda kejayaan akan segera kita raih." Berucap pula ratu ayu mahasakti.
Sangkhala wisesa mengangguk. Ia terpana melihat bentuk fisik dari sang Garuda.
Sinuhun akhirat sendiri juga merasakan hal yang sangat besar telah terjadi atas dirinya. Ia meneliti seluruh tubuh itu dengan seksama.
"Luar biasa sekali rasanya." Katanya dalam hati.
Semua kejadian itu juga dilihat oleh raja roh yang kini sedang dalam keadaan sekarat. Dahulu, sewaktu batu putih itu masih berada dalam tubuhnya, ia juga merasa memiliki kemampuan yang sangat besar. Sehingga ia menjadi takabur dan ingin menguasai seluruh kerajaan yang berada di wilayah 1000 Nusa ini.
Tapi apa daya, sebelum cita-cita itu terlaksana. Ia harus menelan pil pahit bawa ia telah dikhianati oleh para anak buahnya.
Sesungguhnya dahulu kala, sebelum ia menjadi raja roh dikerajaan bhumi. Ia juga hanyalah seorang bawahan saja. Akan tetapi, dengan licik ia berhasil memperdaya raja roh terdahulu dan mengambil batu putih inti kesaktiannya. Kemudian dengan kesaktian yang ia dapat, ia lalu menjadi penerus tahta kerajaan bhumi.
Sebuah karma yang berputar kini juga tengah menimpa dirinya.
Disaat raja roh lama itu tengah merenungkan tentang keadaan dirinya. Tiba-tiba tubuh kurus itu direnggut oleh sebuah cakar besar kemerahan.
Ia tergugu, sepasang mata yang tajam dan mengerikan kini tengah menatap ke arahnya.
Dengan nafas terengah-engah, ia berkata. "Apa yang hendak kau lakukan, keparat..?"
Sinuhun akhirat yang kini masih berwujud sebagai sang garuda hanya menyeringai. Tiba-tiba dari sepasang bola mata itu melesat cepat dua sinar merah dan langsung membakar tubuh raja roh lama.
Didalam genggaman sang garuda, tubuh kurus itu habis terbakar. Dan ketika tangan yang mencengkeram itu dibuka, maka bertaburlah serpihan tubuh raja roh lama.
Sangkhala Brahma mendesis pelan, "api abadi, sungguh dahsyat sekali. Yang akan membakar habis lawan dan akan padam bila lawan telah musnah menjadi debu. Mengerikan."
Keadaan menjadi hening. Tak ada seorangpun yang berani bergerak dan bersuara.
Sang garuda kemudian menatap ke arah ketiga orang tersebut.
Sangkhala wisesa mengeluarkan keringat dingin.
Sedangkan ratu ayu mahasakti membatin, "apa jangan-jangan kami juga akan dimusnahkan oleh sinuhun akhirat menggunakan kesaktiannya."
Sang garuda lalu membalikkan badannya dan berjalan menuju singgasana raja.ketika jaraknya sudah dekat. Ia kembali memutar tubuhnya kearah tiga orang tersebut.
Ukuran tubuhnya kemudian berubah mengecil seperti sediakala. Dan bentuk tubuh garuda itu kembali ke asal, sinuhun akhirat yang mengenakan pakaian serba merah.
Setelah tubuhnya kembali ke keadaan normal, sinuhun akhirat lalu duduk diatas singgasana. Ia memejamkan matanya seolah menikmati keadaan.
Sinuhun akhirat lalu membuka mata dan menatap ke arah ketiga orang didepannya.
"Aku telah berhasil mendapatkan kesaktian yang dahsyat itu. Aku juga telah melenyapkan Raj roh terdahulu. Dan kini, akulah PENGUASA kerajaan bhumi yang baru. Akulah sang garuda! Akulah raja roh kalian sekarang. Hahahaha....!" Ucapnya lantang disertai suara tawanya.
Ketiga orang itu menarik nafas lega. Mereka lalu mendekati sinuhun akhirat dan menghaturkan sembah.
"Apa yang harus kami lakukan, raja roh?"
Sinuhun akhirat tersenyum. Kepalanya lalu mendongak ke atas.
"menuju langit."
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Babad jawadwipa
Fantasykisah proses terjadinya pulau jawa yang terbentuk karena pertempuran diantara 2 kerajaan besar pada zaman itu. yakni kerajaan langit dan kerajaan bhumi
