Kai berjalan dengan gusar menuju pintu keluar. Saat melewati ruang tengah, sehun dan chanyeol terlihat sedang bermain kartu. Kemudian mereka berdua berbicara dengan kai.
"Hoy kawan, apa rencanamu berhasil?", tanya chanyeol sedikit berteriak.
Kai sempat berhenti, hanya sejenak. Kemudian ia memakai jaketnya dan melanjutkan langkahnya.
"Ya! Hitam! Mau kemana kau?!", kali ini sehun yang ikut berteriak.
"Benar-benar anak itu! Jinjja", chanyeol meringis sebal.
Tiba-tiba baekhyun dan luhan berlari kearah mereka berdua. Tapi wajah dua yeoja ini terlihat panik. Bahkan luhan mulai menangis sekarang. Sehun yang melihat kekasihnya menangis, dengan sigap ia memeluk luhan.
"Hey baby ada apa? Ssttsss tenanglah sayang", ucap sehun mengelus-elus punggung luhan.
"Chanyeol.. kai. Dimana kai?", ucap baekhyun dengan nada yang sangat serius dan tatapan yang kosong.
"Kai? Ia baru saja keluar", jawab chanyeol santai. Sedangkan baekhyun, ia langsung mengarahkan tatapannya tepat pada manik mata chanyeol.
"Ya! Neo pabbo! Cepat kejar dia!", baekhyun berteriak di depan wajah chanyeol sambil mengguncang bahu kekasihnya itu.
"Baekkie-ya tenanglah dulu, sebenarnya ada apa?", chanyeol semakin tidak mengerti dengan apa yang baekhyun bicarakan.
"Kai. Kai akan mencari- ani- menyelamatkan kyungsoo. Kyungsoo diculik seseorang chan", baekhyun mulai lemas ditambah lagi dengan suara tangisan luhan yang semakin pecah.
"MWO?! / MWO?!", itu suara yang berasal dari chanyeol juga sehun.
Dengan cepat chanyeol mulai berlari keluar pintu. Tapi sayangnya setelah ia melihat-lihat ke sekitar, kai sudah tidak terlihat. Chanyeol memutuskan untuk kembali kedalam.
"Sial, langkah anak itu cepat juga. Ia sudah tidak terlihat di luar"
"Yeol.. bagaimana ini? Kyungsoo- apa kyungsoo baik-baik saja?", tanya baekhyun yang juga mulai menangis sama seperti luhan.
"Lebih baik kita tunggu saja kabar dari kai. Sudah baby jangan menangis lagi", ucap sehun menenangkan luhan disusul dengan gelengan yang cepat dari luhan.
"Tapi tadi kai mehancurkan ponselnya. Bagaimana cara ia menghubungi kita?", luhan berbicara sambil sesegukan.
"Anak itu benar-benar bodoh! Aishhh. Yasudah kalau begitu kita tunggu sampai besok. Jika dia tidak kembali sampai besok, kita lapor pada polisi", ucap chanyeol final.
Akhirnya mereka berempat hanya duduk di sofa dan menunggu kabar dari kai.
----
Disisi lain, kini taehyung terlihat sedang duduk tepat disamping kyungsoo yang berada diatas tempat tidurnya sambil memandangi wajah kyungsoo. Sesekali ia tersenyum saat melihat kepolosan dari wajah pujaan hatinya.
"Soo, kenapa kau memilih bersama dengan si keparat itu? Apa kau bahagia saat dengannya? Kau tau soo? Aku sangat amat mencintaimu", setelah mengucapkan itu. Taehyung mulai memajukan tubuhnya, ia mendaratkan bibirnya pada kening kyungsoo. Kemudian mengelus lembut surai coklat milik kyungsoo.
Kyungsoo sebenarnya sudah sadar, bahkan ia juga melihat dan mendengar apa yang dilakukan oleh taehyung. Hanya saja badannya tidak bisa bergerak akibat obat bius yang diberikan taehyung pada tubuhnya. Jadi ia hanya bisa diam saja dan terkulai lemas diatas ranjang tanpa menanggapi perkataan taehyung.
Setelah melepaskan bibirnya dari kening kyungsoo, taehyung melihat ke arah jam yang terletak di nakas meja. Lalu ia tersenyum, tapi bukan senyum ketulusan yang berasal dari bibirnya melainkan smirk yang menyeramkan. Ia berjalan ke arah jendela kamarnya untuk melihat suasana diluar. Setelah ia rasa tidak menemukan tanda-tanda keberadaan kai, ia kembali membawa tubuhnya kehadapan kyungsoo.
KAMU SEDANG MEMBACA
Danger Boy [KAISOO] [EXO]
Hayran Kurgukyungsoo tidak kenal dengan kai. bukan, bukan tidak kenal. kyungsoo hanya tidak mengingat kim jongin. apa ia bisa menerima kai sebagai jonginie-nya? Apakah semua kehidupan keduanya akan berjalan sesuai dengan keinginan dari keduanya juga?
![Danger Boy [KAISOO] [EXO]](https://img.wattpad.com/cover/45739495-64-k369337.jpg)