Calum's pov
Malam ini,aku masih berada di ruangan eliz dirawat.
Kulihat ia sedang sibuk menatap langit malam melalui kaca jendela.
Melihat kondisinya sekarang,aku merasa sangat bersalah.
Setiap goresan luka ditubuhnya membuatku ikut merasakan sakit.
Aku sangat mencintainya.Namun disisi lain,aku harus meninggalkannya.
"Cal.."
"Ya?"
"Kau tidak pulang? Ini sudah sangat malam." ,,tanyanya
Aku hanya tersenyum mendengarnya.
Mana mungkin aku pulang,jika melihatnya terbaring dengan luka seperti itu.
"Caluuummm..."
"Aku tidak pulang,aku akan menemanimu."
Akupun beranjak menuju ranjangnya.
Duduk disampingnya.
Kugenggam pelan tangannya yang diinfus itu.
Sakit.Sangat sakit melihatnya seperti ini.
"Menemaniku seumur hidup?" ,,tanyanya
Mendengarnya,aku menjadi ragu.
Aku hanya bisa membisu,dan menunduk mendengarnya.
"Aku sudah tau jawabanmu."
Aku menatapnya,melihat tatapan kelamnya.
"Aku menyesal mengenalmu,Cal.Jika akhirnya akan seperti ini." ,,ucapnya lirih sambil terus memandang langit.
Kulihat air matanya turun perlahan.
Membuatku semakin sakit.
"Aku tidak akan meninggalkanmu,eliz." ,,ucapku.
Maaf,kali ini aku bohong.
Kini ia menoleh kearahku dan menatapku.
"Janji selalu bersamaku?"
"Aku janji." ,,aku memberikan senyuman palsu padanya.
Eliz
Maafkan aku sudah berbohong padamu.
Aku tak ingin kau tersakiti lagi.
Hanya ini satu satunya jalan.
Bagaimanapun juga,aku tak ingin kau bertaruh nyawa hanya untukku.
Drrtt...drrtt...
Uh
Ponselku berdering
Jason?
"Sebentar ya?" ,,aku pamit pada eliz dan beranjak keluar dari ruangannya.
"Halo?"
"....."
"Kumohon jangan sakiti eliz untuk kedua kalinya!"
"....."
"Baiklah,aku akan keluar dari ASIS dan bergabung denganmu."
Weww
Si kelum mau ninggalin eliz tuh...
jadi gabung ama jason?
gimana sih
eh btw ASIS itu (Australians Secret Intelligence Service) yaa...
VOMMENTS PLEASE
KAMU SEDANG MEMBACA
The Last Secret | Calum Hood
Fiksi PenggemarSynopsis : Mahasiswa baru yang Selalu menyendiri,bahkan tak mempunyai satu pun teman di kampus,sangat misterius,seseorang yang tak membiarkan satu pun barangnya disentuh orang lain.Ya,namanya Thomas Jayden. Suatu ketika,Elizabeth Rysther(teman sekel...
