Part 5. Someone

22 6 0
                                        

Hari minggu adalah hari yang pas untuk jalan-jalan sekedar melepas kejenuhan selama di sekolah.

Selepas sholat subuh Marchela tidur kembali. Ia sengaja karena ingin bangun lebih siang dari biasanya. Tepat pukul 7 pagi terdengar lagu one direction yang berjudul one thing dari hp milik Marchela.

" Aduh siapa sih pagi-pagi gini nelpon? " Ucap Marchela sambil meraba-raba nakas disamping tempat tidurnya.
" Halo? " Dengan suara khas orang bangun tidur.
" Loe baru bangun Chel? Ya ampun. Yaudah pokoknya sekarang loe mandi terus siap-siap karena gue mau ngajak loe ke gramed " Ucap orang di sebrang telpon.

Marchela segera melihat siapa yang menelponnya dan berhasil merusak mimpi indahnya. Ternyata yang menelponnya adalah Vani.

" Loe tuh ngerusak mimpi gue tau gak? " Ucap Marchela setengah kesal.
" Hehe maaf Chel. Udah pokoknya sekarang loe mandi siap-siap. Oke? Kita berangkat jam 8, gue jemput loe "
" Iya, iya bawel "
" Yaudah sana "

Sambungan telepon pun terputus karena Marchela mematikannya. Segera Marchela menuju ke kamar mandi untuk mandi. 15 menit kemudian Marchela keluar dari kamar mandi, dan segera memakai baju. Marchela hari ini memakai baju kemeja kotak-kotak tanpa lengan berwarna pink dengan kerah yang agak tinggi dan dimasukkan kedalam celana bahan panjang berwarna krem.

Kini Marchela sedang berada di depan cermin riasnya. Ia menguncir kuda rambutnya dengan poni ala Amel Carla. Lalu ia menyapu tipis bedak di wajahnya dan menggunakan lipgloss. Tak lupa ia memakai body lotion dan minyak wangi miliknya. Setelah selesai bermake up ria ia segera turun dari kamarnya membawa tas selempang kecil berwarna broken white dan menggunakan sepatu kets berwarna putih polos.

Marchela segera menuju ke meja makan untuk sarapan dan di sana sudah ada papa, mama, juga kedua adik kembarnya -Relva dan Relsa- untuk sarapan.

" Wah, tumben kamu udah rapi jam segini. Mau kemana ka? " Tanya Dianti -mama Marchela-.
" Iya nih, wangi banget lagi. Mau jalan sama pacarnya ya ka? " Tanya Relva.
" Apaan sih, orang kakak mau ke gramed sama ka Vani " Jelas Marchela.

Relva hanya ber-oh ria mendengar jawaban dari Marchela.

                        ❄❄❄

Marchela menunggu Vani di ruang tamu rumahnya. Tak lama bel rumah Marchela berbunyi. Marchela segera bangkit dan membuka pintu.

" Assalamu'alaikum "
" Wa'alaikumsalam. Langsung berangkat yu "
" Bentar napa Chel, pamit dulu kali sama orang tua loe "
" Iya. Mama, Chela pamit ya? " Ucap Marchela setengah teriak.

Tak lama Dianti pun muncul dari arah dapur dan menghampiri Marchela serta Vani.

" Iya sayang "
" Tante kita pamit ya? "
" Iya. Hati-hati dijalan ya Van "
" Iya tante "

Setelah mencium tangan Dianti dan mengucapkan salam, Marchela dan Vani segera pergi menuju salah satu mall yang ada di Bogor.

Mereka jalan berdampingan menuju ke dalam mall. Tapi sebelum mereka ke gramed, mereka memilih menonton salah satu film terlebih dulu. Setelah selesai menonton mereka pergi menuju gramed untuk mencari buku dan novel.

" Chel, loe udah beli buku paket kimia belum? "
" Udah, emang loe belum? "
" Belum. Ini gue baru mau beli "

Setelah mendapatkan apa yang mereka cari di gramed, mereka segera keluar dan tentunya sudah dibayar. Karena sudah semakin siang mereka memutuskan untuk makan siang di mall tersebut.

" Van, loe mau pesen apa? "
" Emm spaghetti aja deh. Oh iya minumnya milk shake strawberry  aja "
" Mbak " Panggil Marchela pada seorang pelayan.
" Iya, mau pesan apa mbak? "
" Spaghetti 1, burger 1, sama milk shake strawberry nya 2 ya mbak "
" Baik tunggu sebentar ya mbak "
" Iya "
" Chel, gue mau ke toilet dulu ya kebelet nih "
" Iya, tapi jangan lama-lama "
" Sip "

Setelah pamit pada Marchela, Vani segera menuju toilet. Saat hendak masuk ke dalam toilet Vani sedikit tercengang karena melihat seorang lelaki yang mirip anak kelas XI A 1 yaitu Alphi. Namun karena ia sudah sangat ingin buang air kecil, ia segera masuk toilet.

                      🌹🌹🌹

" Chel, tadi gue ngeliat cowo yang mirip sama Alphi "
" Masa? siapa namanya? "
" Mana gue tau "

Setelah selesai makan, mereka berdua mencari musholla karena sudah memasuki waktu dzuhur. Saat akan melepas alas kaki, mereka melihat Alphi bersama seorang lelaki yang wajahnya mirip dengannya. Marchela dan Vani langsung saling pandang.

" Itu orangnya Van? "
" Iya "
" Dia siapa nya Alphi ya? "
" Gak tau deh "
' Kok mirip sama dia ya? ' Batin Marchela.

Sesudah melaksanakan sholat dzuhur mereka menunggu Alphi di luar musholla untuk menanyakan siapa lelaki itu.

" Tuh Alphi Chel " Ucap Vani sambil menunjuk Alphi.
" Oh iya, samperin yu? "

Marchela dan Vani segera menghampiri Alphi. Dan menanyakan siapa lelaki itu.

" Alphi? " Panggil Vani.
" Iya. Eh, Marchela, Vani? "
" Iya. Emm, Phi cowo yang tadi bareng loe siapa? " Tanya Marchela.
" Oh itu, dia..."
" Phi, cepet pulang udah di tunggu mamah " Potong seseorang.
" Ah iya, tunggu. Chel, Van gue duluan ya "
" Iya " Jawab Marchela dan Vani berbarengan.

Lalu Alphi pergi meninggalkan Marchela dan Vani tanpa memberikan jawab tentang lelaki tersebut.

" Yah, Alphi nya keburu pergi deh " Ucap Vani dengan nada kecewa.
' Mungkinkah itu dia? ' Batin Marchela.
' Enggak, enggak mungkin, dia kan ada di Vietnam ' Lanjut batin Marchela dan ia segera menggelengkan kepalanya.
" Kenapa Chel? "
" Ah enggak kok. Pulang yuk? "
" Ayok "

————————————
—————————

Gimana part yang ini, bagus gak? Aneh ya? Udah ah biarin aja.

Oh iya penasaran gak sama cowo yang mirip Alphi?

Kira-kira Marchela kenal gak ya? Siapakah dia?

Tunggu di part selanjutnya ya!!

Mohon vote dan comment.

Suara HatiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang